SuaraJawaTengah.id - Beberapa waktu belakangan kata 'lonte' bermunculan, seiring perseteruan antara selebritas Nikita Mirzani dengan seseorang bernama Maaher At-Thuwailibi.
Perseteruan tersebut semakin meluas, lantaran kata tersebut berasosiasi negatif dan mendiskreditkan. Pun kata tersebut terus menerus bermunculan di media sosial yang merupakan ruang publik dalam berkomunikasi.
Melihat fenomena tersebut, Peneliti dan Penyuluh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Wisnu Sasangka mengatakan, kata tersebut tidak pantas untuk digunakan dalam ruang komunikasi publik.
Dia mengemukakan, lonte berasal dari Bahasa Jawa dengan ejaan yang benar adalah lonthe. Pun memiliki makna pelacur.
“Tapi kata itu sangat kasar. Mengapa digunakan?” kata Wisnu seperti dilansir Suarasulsel.id, Senin (16/11/2020).
Di daerah Jawa, kata Wisnu, ada beberapa kata yang artinya juga sejenis, seperti genggek, balon, dan tlembug.
“Tapi yang laku keras malah lonte,” kata Wisnu.
Wisnu juga mengimbau agar kata lonte tidak digunakan dalam berkomunikasi, bahkan dalam menghujat sekalipun.
“Karena maknanya sangat kasar,” ungkapnya.
Baca Juga: Ini Asal Kata Lonte, Peneliti Bahasa: Sangat Kasar, Mengapa Digunakan?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi daring, kata lonte berarti perempuan jalang, wanita tunasusila, pelacur, dan sundal.
"Maknanya sama dengan tarigu," ungkap Wisnu.
Sebelumnya kata lonte menjadi populer di media sosial, setelah artis Nikita Mirzani dihujat dengan kata tersebut.
Nikita Mirzani pun tidak tinggal diam dikatai lonte. Siang ini, janda tiga anak itu berencana akan melaporkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke polisi.
Hal itu dikatakan Nikita Mirzani saat live Instagram Minggu (15/11/2020).
"Besok gue mau ke Polda, mau laporin Habib," kata Nikita Mirzani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain