SuaraJawaTengah.id - Suami dan dua anak Bupati Brebes, Idza Priyanti positif Covid-19 usai bepergian ke Bromo. Sebanyak 12 pegawai di rumah dinas bupati ikut terpapar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Sartono mengatakan, hasil tracking terhadap tiga orang keluarga bupati yang positif mendapati ada 12 orang positif terinfeksi virus corona.
"Hasil tracking dan tes swab ada 12 pegawai di rumah dinas bupati yang positif. Jadi totalnya ada 15 orang yang positif," kata Sartono, Selasa (17/11/2020).
Menurut Sartono, ke 12 orang yang positif tersebut terdiri dari ajudan, sopir, pegawai rumah tangga, hingga petugas kebersihan.
"Mereka semua kondisi klinisnya baik dan saat ini sedang diisolasi di rumah dinas bupati," ujar dia.
Menyusul kasus tersebut, rumah dinas bupati untuk sementara juga dilakukan penutupan hingga seluruh yang terinfeksi dinyatakan negatif Covid-19.
Sebelumnya, suami dan dua anak Bupati Brebes, Idza Priyanti diketahui positif Covid-19. Mereka dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab pada Rabu (11/11/2020).
Sebelum terpapar, suami Idza sempat ikut kegiatan sang istri ke Bromo dan Kota Malang bersama sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Sabtu (7/11/2020).
Sekembalinya dari Bromo pada Senin (9/11/2020), Idza menghadiri acara pelepasan santri Pondok Pesantren Al Falah, Jatirokeh, yang akan mengikuti lomba MTQ tingkat nasional di pendopo rumah dinas bupati.
Baca Juga: Waduh! Anak-anak Peserta TC Tilawatil Quran Dirapid Test, 8 Reaktif Corona
Belakangan diketahui, salah satu dari santri yang hadir dalam acara itu positif Covid-19. Idza dan keluarganya kemudian menjalani tes swab hingga ada tiga anggota keluarga Idza yang hasil swabnya positif.
Kepala Dinas Kesehatan Brebes Sartono belum dapat memastikan riwayat penularan suami dan dua anak Idza sebab mobilitas ketiganya dan juga Idza tinggi.
"Memang ibu bupati dan suaminya sempat ke Bromo juga, tapi belum bisa dipastikan tertularnya dari sana. Bisa juga saat acara pelepasan santri," kata Sartono, Senin (16/11/2020).
Menurut dia, para sekretaris OPD yang ikut ke Bromo dan Malang sudah di-tracking dan tes swab. "Semua hasilnya negatif," ucap dia
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
-
Pfizer Mulai Program Percontohan Vaksin Covid-19 di Empat Negara Bagian AS
-
Komedi Putar di Tangerang Ditutup Satgas Covid-19
-
Update Covid-19 Global: WHO Khawatir Lonjakan Kasus di Eropa dan Amerika
-
Sama-sama 90 Persen Efektif, Apa Bedanya Vaksin Moderna dan Pfizer?
-
Satu Lagi Kandidat Vaksin Covid-19 Buatan China, Siap Masuk Tahap Akhir
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam