SuaraJawaTengah.id - Beredar informasi di media sosial Ketua Forum Umat Islam (FUI) yang sekaligus Ketua PA 212 Kabupaten Cilacap, Syamsudin meninggal dunia karena Covid-19 setelah menjemput Habib Rizieq Sihab (HRS) di Jakarta.
Namun ketika dikonfirmasi, Pengacara FUI Kabupaten Cilacap, Kamto membantah informasi tersebut.
"Kemarin waktu acara Maulid sama penjemputan Habib Rizieq banyak laskar yang berangkat, tapi saya pastikan beliau Pak Haji Syam tidak ikut. Biasanya kalau ada kegiatan saya dan teman-teman seperti Pak Bagdo, Pak Ridho, dan Ustaz Muchlisin itu diajak. Itu tidak betul beritanya (ke Jakarta)," katanya melalui pesan suara yang diterima, Senin (23/11/2020).
Menurutnya, Almarhum Syamsudin meninggal karena memiliki komplikasi penyakit. Ia termasuk kategori komorbid. Hasil rapidnya memang positif.
"Dari riwayat dia yang dikasih tau keterangannya Ustaz Muchlisin kan sering curhat sama beliau, itu ada tipes, ginjal sama gula darah," jelasnya.
Koordinator Divisi Nahi dan Mungkar FUI Cilacap, Bagdo, menjelaskan riwayat perjalanan beliau dalam satu minggu terakhir.
"Yang menjadi patokan itu terakhir beliau kondangan di Maos pada hari Rabu minggu lalu. Pulang dari situ drop, terus Senin sore saya telpon, yang angkat istrinya katanya lagi nggletak tipesnya kambuh," katanya.
Setelah itu, pada hari Rabu (18/11/2020) almarhum dilarikan ke Rumah Sakit. Tak sampai dirawat lama, beliau dinyatakan meninggal dunia.
"Rabu masuk Rumah Sakit, nah itu terus kabarnya Kamis dini hari, cepat sekali. Itu saja yang saya tahu," jelasnya.
Baca Juga: Tutup Gang, Rumah Rizieq Dijaga Laskar saat Polisi Semprot Disinfektan
Untuk sakitnya sendiri, menurut Bagdo, almarhum untuk kegiatan luar kota memang sedang kurang fit. Kondisi kesibukanya luar biasa terforsir.
"Ngurusin kerjaannya dia memang sedang terforsir. Tapi tidak ada riwayat pergi ke Jakarta, saya pastikan. Kalau teman-teman FPI banyak yang berangkat. Rata-rata laskar, DPW nya itu ke Jakarta," terangnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi mengatakan Syamsudin meninggal karena Positif Covid-19.
"Iya betul, yang meninggal itu pak Syamsudin SPd, ketua FUI Cilacap," katanya saat dikonfirmasi, Senin (23/11/2020).
Berdasarkan keterangannya, almarhum memiliki riwayat perjalanan ke Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, untuk kondangan. Oleh sebab itu pihaknya langsung melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat.
"Kita sudah tracing sejak hari Sabtu. Jumlahnya belum bisa dipastikan. Saat ini sedang menunggu hasilnya saja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Ternyata Anak Tukang Klepon
-
Soal Rencana Habib Rizieq Tes Swab Mandiri, Ini Kata Wasekum FPI
-
Tengku: Jokowi Tak Instruksikan Bungkus FPI, yang Ngegas Itu Perintah Siapa
-
Murka! FPI Tak Sudi Rizieq Disebut Sakit Corona: Penyebar Hoaks Sakit Jiwa!
-
Deddy Corbuzier Ogah Undang Habib Rizieq: Kapolda Saja Bisa Dicopot
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris