SuaraJawaTengah.id - Kepedulian akan wabah covid-19 yang melanda Indonesia, termasuk Kota Solo terus ditunjukkan Habib Hasan Mulachela. Habib nyentrik itu kini membagikan minuman probiotik Pro-Em1 kepada pengurus Masjid Agung Surakarta, Sabtu (21/11/2020).
Habib Hasan Mulachela bersama putrinya berbagi di tengah pandemi dengan memberikan Pro Em-1, masker, beras serta uang tunai Rp100 ribu kepada pengurus Masjid Agung Surakarta.
Selain memberikan bantuan suplemen, masker, dan beras, dalam pertemuan dengan pengurus Masjid Agung tersebut mendapatkan edukasi terkait protokol kesehatan dari praktisi kesehatan internasional dokter Lala.
Lala menyampaikan pentingnya kebiasaan baru dengan 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak saat berkomunikasi dengan masyarakat.
Ketua Pengurus Masjid Agung Surakarta Muhammad Muhtarom-mengatakan berterima kasih atas bantuan dari Habib Hasan Mulachela dan keluarga dalam pandemi Covid-19.
Muhtarom mengakui, pengurus masjid memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19 karena didatangi jemaah dari berbagai kota. Walaupun penerapan protokol kesehatan sudah dijalankan sangat ketat di Masjid Agung, namun risiko terpapar masih bisa terjadi jika lengah dan imunitas menurun.
“Setiap hari kami bertemu dengan ratusan jemaah dari berbagai kota. Risiko terpapar Covid-19 cukup tinggi. Diberikannya suplemen probiotik seperti Pro Em-1 bisa menjaga daya imunitas pengurus di tengah pandemi dan tetap bisa melayani jemaah setiap hari,” tutur Muhtarom.
Sementara itu Habib Hasan Mulachela mengemukakan, dipilihnya pengurus Masjid Agung Surakarta karena lalu lintas jemaahn cukup tinggi. Tidak hanya dari dalam Kota Solo, tetapi juga dari luar kota.
“Kita tidak tahu, yang datang ke sini (Masjid Agung) terpapar atau tidak. Saya berikan Pro Em-1 ini untuk menjaga dan meningkatkan imunitas para pengurus masjid agar tetap sehat saat melayani masyarakat,” tuturnya.
Baca Juga: Alexander Thian Bagikan Tips Atur Keuangan untuk Generasi Milenial
Dia menjelaskan, keberadaan Masjid Agung berdekatan dengan Pasar Klewer, di mana umat Islam sering salat lima waktu di masjid. Tidak hanya dalam kota, tetapi juga dari luar kota yang datang meunaikan salat lima waktu.
“Kurang lebih 60 orang, pengurus masjid saya berikan Pro Em-1. Harapan saya, semoga petugas di sini tetap sehat selalu di tengah pandemi,” tuturnya.
Selain memberikan suplemen kepada pengurus Masjid Agung Surakarta, Habib Hasan berencana juga melakukan hal serupa kepada pengurus gereja-gereja di Kota Solo.
Kontributor: RS Prabowo
Berita Terkait
-
6 Tips Penting untuk Menjaga Imunitas Tubuh Saat Pandemi
-
APBD Siak Diprediksi Merosot Rp 500 Miliar, Ini Penyebabnya
-
Dukung Kapolda Metro Baru, Forum Mubaligh Berharap Jakarta Bisa Tertib
-
Geliat Industri Roti Rumahan yang Bangkit di Tengah Pandemi
-
Tekuni Jamur sejak Kuliah, Sumedi Makin Berinovasi di Tengah Pandemi
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Borobudur Ubah Konsep Liburan, Tak Sekadar Jalan-jalan tapi Belajar Budaya hingga Refleksi Diri
-
Widodo Buka Jalan Talenta Lokal ke Tim Utama PSIS,8 Pemain Berpeluang Direkrut
-
Studi 12 Tahun Ungkap PLTU Batang Jadi Habitat 465 Spesies, BPI Luncurkan Buku Biodiversitas
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna Migran, BRI Peduli Latih 60 Eks PMI di Kabupaten Cirebon
-
MPLS 2026 Dimulai 13 Juli, Perpeloncoan hingga Kegiatan Malam Resmi Dilarang