SuaraJawaTengah.id - Publik dihebohkan dengan beredarnya video pemukulan sopir bus oleh beberapa warga, yang diduga terjadi di Lamongan Jawa Timur.
Dalam video itu, terlihat beberapa warga berjalan mendekati bus yang terparkir, kemudian warga mulai memukuli bagian depan bus sampai menarik sopir keluar.
Dari info yang beredar, bus tersebut sedang ngeblong. Ngeblong adalah istilah yang dipakai saat bus memaksa mendahului kendaraan depan, hingga kendaraan dari arah berlawanan terpaksa "keluar" dari jalan.
Video berdurasi 55 detik tersebut viral di laman facebook dan dibagikan oleh akun @Ringgo Cristiano.
"Saya infokan buat rekan driver bus ojok ngebelong jalur Lamongan babat warga udah geram dan pemuda dah sangong semo ber manfaatt demi kelancaran ber- sama," tulis Ringgo Cristiano.
Lihat video klik di SINI
Video tersebut juga diunggah ulang oleh akun instagram @ndorobeii dan sudah ditonton lebih dari 198 ribu tayangan.
"Menurut infonya. Warga sudah geram dengan perilaku bus yang memakan jalan atau lawan arah. Lokasi lamongan," tulis akun tersebut.
Warganet turut berkomentar atas video yang tersebar tersebut. Menurut mereka ini merupakan salah satu cara membuat supir bus jera dan memberi keselamatan bagi pengendara lain.
Baca Juga: Bus Lawan Arah Dibuat Tak Berdaya Oleh Mobil Ini, Sopir Pasti Gemetaran
"Lanjutkan ben kapok demi keselamatan pengendara lain + ngurangi angka kecelakaan," tulis pengguna facebook @Abbyy Manyunn.
"Nek wes kecekel massa lagek ampun" ngunu lek pas nyopir gk due aturan kyo dalane dewe...." kata pengguna facebook @Dian Puspita.
Bahkan warganet juga bercerita bahwa dirinya pernah terjatuh saat mengendarai gegara bus yang demikian.
"Ak ,yo tau jatuh goro2 bis ,umpmo ak gwo dwet receh langsung tak antemno kacane," ungkap pengguna facebook @Eni Erlina Purnomo.
Selain itu, warganet juga menilai bahwa ini sebagai shock terapi agar tidak hanya mikir setoran tetapi juga memikirkan keselamatan pengguna jalan lain.
"Memang tindakan ini salah tapi paling tidak buat shock terapi buat driver bus yang lain, jangan cuma mikir setoran tapi pikir keselamatan pengguna jalan lain.." Tulis pengguna facebook @Achmad Cahyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR