- Gerbang Tol Kalikangkung Semarang mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 hingga melebihi 3.000 kendaraan per jam pada H-3.
- Sebanyak 36.372 kendaraan tercatat melintas antara pukul 06.00 hingga 17.00 WIB, menunjukkan peningkatan signifikan dari hari sebelumnya.
- Pengelola membuka maksimal 21 gardu dan menerapkan sistem satu arah hingga Salatiga untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
SuaraJawaTengah.id - Gerbang Tol Kalikangkung Semarang kembali menjadi sorotan utama menjelang Lebaran 2026. Arus kendaraan dari arah barat yang memasuki Jawa Tengah melalui gerbang tol ini pada H-3 Lebaran, Rabu (19/03/2026), menunjukkan peningkatan signifikan yang mencapai lebih dari 3.000 kendaraan per jam.
Angka ini menjadi indikasi kuat bahwa puncak arus mudik mulai terasa, menuntut kesiapan ekstra dari berbagai pihak.
Data yang dihimpun dari Kepala Pos Pengamanan Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Ajun Komisaris Polisi Dimas, mengungkapkan bahwa sejak pukul 06.00 hingga 17.00 WIB, total 36.372 kendaraan telah melintas keluar gerbang tol tersebut.
"Kalau dibanding hari sebelumnya terdapat kenaikan signifikan. Sebelumnya rata-rata hanya 2 ribu per jam," ujar AKP Dimas.
Kenaikan drastis ini tentu saja menjadi perhatian serius bagi para pemudik dan petugas di lapangan.
Untuk mengantisipasi kepadatan yang lebih parah, pihak pengelola tol telah mengambil langkah proaktif dengan membuka maksimal 21 unit gardu pembayaran di Gerbang Tol Kalikangkung.
"Sebanyak 12 gardu utama dan 9 gardu satelit dibuka untuk melayani kendaraan yang melintas," jelas AKP Dimas.
Selain itu, petugas dengan mobile reader juga diterjunkan secara masif untuk mempercepat transaksi dan mengurai antrean kendaraan, memastikan arus lalu lintas tetap bergerak lancar meskipun dalam volume tinggi.
Meskipun terjadi lonjakan arus, AKP Dimas menegaskan bahwa kepadatan di ruas Gerbang Tol Kalikangkung masih relatif terkendali.
Baca Juga: Tol Semarang - Solo Siap Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ini Strategi TMJ
Hal ini tidak lepas dari penerapan rekayasa lalu lintas yang efektif. Jalur satu arah atau one way sudah diberlakukan hingga Kalikangkung sejak Rabu dini hari.
Bahkan, akibat peningkatan kepadatan arus dari barat yang terus-menerus, rekayasa one way ini diperpanjang hingga pintu keluar Tol Salatiga pada Rabu sore.
Kebijakan ini diharapkan mampu memecah konsentrasi kendaraan dan mencegah penumpukan yang berpotensi menyebabkan kemacetan parah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR