SuaraJawaTengah.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah temukan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan pelanggaran dalam Pilkada 2020 jumlahnya terus meningkat.
Devisi Humas Bawaslu Jateng, Roffiudin mengatakan, jumlah ASN yang melakukan pelanggaran saat proses Pilkada 2020 sebanyak 95 ASN. Berdasarkan data yang diterima oleh Bawaslu Jateng, jumlah ASN yang melanggar terus bertambah sampai hari ini.
"Kita sudah kirimkan rekomendasi pelanggaran kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) agar mengeluarkan sanksi," balasnya saat dikonfirmasi, Kamis (3/12/2020).
Sampai saat ini, beberapa ASN yang melakukan pelanggaran saat Pilkada 2020 sudah mendapatkan sanksi dari KASN. Sebanyak 84 ASN sudah mendapatkan sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat dan peringatan.
"Sudah ada 84 ASN yang menerima sanksi," ujarnya.
Selebihnya, ASN yang tercatat melakukan pelanggaran salam Pilkada 2020 masih dalam tahapan tindak lanjut dari KASN untuk dilakukan pengecekan secara bertahap.
"Sebanyak 11 ASN masih dalam proses tindak lanjut dari KASN," ucapnya.
Ia menyebut, pelanggaran yang dilakukan oleh ASN dalam Pilkada 2020 kebanyakan karena menghadiri kegiatan menguntungkan bakal calon daerah dan bakal calon wakil kepala daerah.
"Selain, itu beberapa ASN juga terbukti melakukan dukungan kepada salah satu pasangan calon melalui media sosial," imbuhnya.
Baca Juga: Sudah 400 ASN Riau Terpapar Corona, 8 Meninggal
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
-
Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus
-
Kampanye Mandiri Looping for Life Tampil di Road to INACRAFT Festival 2026
-
Tiga Napiter eks-Jamaah Islamiyah Ikrar Setia NKRI di Lapas Semarang