SuaraJawaTengah.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Fadli Zon mengungkap banyak bekas peluru dan luka ditubuh salah satu jenazah anggota Front Pembela Islam (FPI).
Hal itu ia sampaikan setelah ikut penjemputan jenazah enam laskar FPI yang ditembak mati oleh polisi. Politikus Gerindra ini menyampaikan kepada umat Islam untuk menyelenggarakan shalat ghaib bersama.
"Mari kita selenggarakan shalat ghaib bagi 6 syuhada anggota FPI yang mejadi korban penembakan polisi. Sy lihat kondisi salah satu jenazah, ada bekas2 peluru n luka di berbagai bagian tubuh. Smga menjadi ahli surga. Al Fatihah," katanya melalui cuitan twitter @fadlizon.
Fadli Zon pun menyayangkan penyerahan jenazah yang dipersulit oleh aparat. Padahal dalam Islam seseorang yang telah wafat harus segera dimakamkan.
"Penyerahan jenazah ini cukup alot dan berlangsung puluhan jam. Pihak keluarga bersabar di tengah kesedihan anak-anak mereka wafat ditembak polisi. Ini pembunuhan yg sangat keji," lanjutnya.
Padahal menurut Fadli Zon pihak keluarga menolak dan tidak mengizinkan jenazah anaknya untuk diautopsi maupun dimandikan oleh pihak RS Polri.
"Pihak keluarga sebenarnya tak mengizinkan jenazah diautopsi ataupun dimandikan oleh pihak RS Polri. Keluarga bersepakat keenam jenazah langsung dibawa ke Petamburan untuk dimandikan, dishalatkan, dan kemudian dimakamkan di Megamendung dan Cengkareng," ujarya.
Cuittan Fadli Zon yang diposting pada Selasa (8/12/2020) itu mendapatkan banyak beragam respon dari warganet.
"Pantas di jaga ketat walau sudah di ruang mayat! Pantas di tahan2 rupanya ada bukti kekerasan toj kapret anak orang kalian matikan! Semoga kalian di matikan dalam keadaan lebih hina oleh Allah Swt," sahut akun twitter @momstri***.
Baca Juga: Ortu Laskar FPI yang Tewas: Tiba-tiba Polisi Bunuh Putra Kami, Ngapain?
"Ya allah, kl baku tembak harusnya ga ada luka. Cukup tembakan sj. Berarti ini pembunuhan dan penganiyaan terencana," timpal akun twitter @LDeli***.
"Biadab. Usut tuntas samapai kapan pun. Terimakasih pak @fadlizon atas usahanya melancarkan pemulangan para syuhada. hanya Allah SWT yg membalas kebaikanmu," kata akun twitter @TheCircl***.
Bahkan ada juga warganet yang mengaku bukan orang FPI saja merasa prihatin atas nilai-nilai kemanusiaan.
"Meskipun kami bukan org FPI, bukan keluarga korban, tapi atas nama kemanusiaan kami mengucapkan banyak terimaasih atas perjuangan Bang Fadli Zon utk membantu dan mendesak kepolisian shg ke 6 suhada Petamburan tsb. Semoga Allah membalas kebaikan abang," jelas akun twitter @supratmana****.
Selain itu, terdapat warganet juga yang menyerukan kepada masyarakat untuk melakukan shalat ghaib guna mendoakan keenam jenazah tersebut diterima disisiNya.
"Betul bang, Mari teman-teman semuanya kita lakukan shalat ghaib untuk Para Syuhada yg telah Mati Syahid dibantai oleh Pembunuh," ungkap akun @Emon_****.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas