SuaraJawaTengah.id - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman menjadi sorotan banyak kalangan. Bahkan rekam jejaknya mulai dibongkar ke publik.
Salah satunya Pegiat media sosial Denny Siregar. Menurutnya nama Munarman sendiri terus diperbincangkan, lantaran dia menjadi salah satu pentolan FPI setelah Habib Rizieq Shihab dan Ahmad Sobri Lubis.
Apalagi Munarman juga kini dipolisikan atas kesaksiannya terhadap enam orang Laskar Khusus FPI yang tewas usai baku tembak dengan aparat.
Dilansir dari Hops.id jaringan media Suara.com, terkait hal itu Denny pun menilai Munarman adalah salah satu orang yang pantas ditangkap oleh Polisi.
Sebabnya, dia ditengarai merupakan orang yang getol menebar benih kebencian dan rasa intoleransi di Tanah Air. Sejumlah fakta pun dikemukakan oleh Denny Siregar.
Menurut dia, Munarman adalah orang yang punya ideologi berbahaya. Yakni ideologi militan yang ingin membangun negara agama di Indonesia.
“Seharusnya ini sudah menjadi bahan Kepolisian untuk tangkap Munarman, sebagai dalang intoleransi di negara ini,” kata Denny disitat Cokro TV, Selasa 22 Desember 2020.
Lantas, apa bukti yang dimaksud Denny? Menurutnya, Munarman punya sepak terjang berbahaya. Dia adalah pengacara yang sempat mau dipecat oleh Dewan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
“Alasan pemecatan Munarman waktu itu adalah karena dia menolak Pancasila, UUD 1945, dan NKRI sebagai negara demokrasi. Dia juga diduga kuat terlibat dalam organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang sudah dibubarkan Pemerintah,” kata Denny.
Baca Juga: Ortu Laskar FPI Murka Pilih Hukum Allah, Tantang Irjen Fadil Mubahalah
Pembelaan Munarman waktu itu, dia tidak terlibat di HTI. Dia bilang kepada media, kalau dia hanya sekadar berkawan saja dengan mereka.
Bukan cuma itu, Denny kemudian terus mengurai dosa-dosa Munarman di masa lalu, yang kemudian bisa dikerucutkan pada sikapnya hari ini.
Kata dia, Munarman juga pernah dilaporkan ke Polda Bali tahun 2017 lalu oleh masyarakat lintas agama di Bali, karena hina para pecalang. Sayang, laporan itu hingga kini tidak ditindak lanjuti.
Yang sempat menghebohkan, Munarman juga pernah mempertontonkan aksi barbar di saluran TV swasta saat sedang live. Yakni menyiram secangkir teh ke Sosiolog UI Thamrin Amal Tomagola, pada 2013 lalu.
Ketika itu, Thamrin memilih tidak melaporkan Munarman karena ditengarai takut dengan embel-embel Laskar FPI di belakangnya.
“Munarman juga pernah masuk penjara 2007 lalu, di Depok. Dia ditangkap karena dianggap menyerang seseorang, serta kepemilikan senjata, dan bahan peledak ilegal. Kalau dia bilang FPI tak pernah pegang senjata, Munarman ngibulnya keterlaluan. Jejak digital tak pernah bohong bro,” kata Denny panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV
-
Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!
-
Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!
-
Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang
-
Kecelakaan KA Argo Bromo, Pengamat: Kesalahan Masinis Tak Bisa Dilihat Secara Tunggal