Kane Tanaka, Orang Tertua di Dunia Akan Berpartisipasi dalam Estafet Obor Olimpiade Tokyo. (Coca-Cola Bottlers Japan Inc.)
SuaraJawaTengah.id - Kane Tanaka, perempuan asal Jepang yang dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai orang paling tua di dunia, memasuki usia 118 tahun pada Sabtu (2/1/2021).
Tanaka yang lahir pada 2 Januari 1903 merayakan hari jadi ke 118 tahun di panti jompo di Fukuoka, Jepang, tempat ia tinggal, demikian laporan NHK.
Menurut NHK, Tanaka merayakan ulang tahunnya, bertepuk tangan dan berharap akan selalu sehat hingga usia 120 tahun.
Tanaka berada dalam kondisi sehat, makan sehari tiga kali serta melakukan olahraga, saat dirinya "hampir tidak mempunyai kesempatan" untuk bertemu dengan kerabatnya lantaran aturan COVID-19, tambahnya. [Anadolu/Antara]
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha