Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Selasa, 05 Januari 2021 | 11:10 WIB
Brimob membongkar atribut FPI di Petamburan, Jakarta, Rabu (30/12). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

FPI melakukan kekerasan, mengarahkan sasaran pada masyarakat sipil dengan alasan untuk membela Islam. FPI menyerang kaum minoritas dan mereka yang tidak sejalan dengan keyakinan Islam yang mereka percaya. Jadi FPI per definisi, adalah organisasi teror. Mungkin bukan dalam skala ISIS, tapi jelas mereka menggunakan kekerasan untuk menyerang warga sipil yang dianggap bertentangan secara ideologis,” lanjutnya.

Ade Armando mengingatkan kembali pada pidato yang sempat dilontarkan pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab di hadapan para simpatisannya beberapa tahun silam.

Dalam video yang kembali diputar saat pemerintah mengumumkan pelarangan ormas FPI ini, Habib Rizieq dianggap mendukung kelompok radikal ISIS.

“Dan kalau menyangkut ISIS, FPI adalah organisasi pendukung ISIS, ini terlihat jelas dalam pidato Rizieq pada 20 Februari 2017 silam yang sempat diputar saat pemerintah mengumumkan pelarangan FPI. Dalam pidato itu Rizieq dengan berapi-api membela ISIS,” jelasnya.

Baca Juga: FPI Dibubarkan, BEM UI Singgung Keadilan dan Hak Asasi Manusia

Provokasi konflik Poso

Selain itu, Habib Rizieq diduga juga terlibat dalam provokasi umat Islam pada konflik antara agama di Poso yang menginstruksikan agar mau berperang melawan kelompok agama lainnya.

Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab. [Antara]

“Begitu juga ada pidatonya memprovokasi umat Islam pada konflik Poso. Saya tidak tahu apakah laskar FPI memang terlibat dalam aksi kekesasan di Poso, namun yang jelas Rizieq menginstruksikan mereka untuk berperang di sana,” tutur Ade Armando.

Oleh sebabnya, Ade Armando mengaku sangat mendukung langkah pemerintah dalam membubarkan ormas FPI lantaran sering menakuti dan mengancam hak asasi manusia di Indonesia.

“Karena itulah dalam pandangan saya, FPI sangat layak dibubarkan karena mereka adalah kekuatan yang mengancam hak asasi manusia warga Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga: BEM UI Kecam Keras Pembubaran FPI dan Maklumat Kapolri, Ini Alasannya

Load More