SuaraJawaTengah.id - Mantan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir akan tetap berada di jalur dakwah setelah bebas murni dari tahanan Gunug Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Anak Baasyir, Abdul Rahim Baasyir menjelaskan, ayahnya akan fokus mengurusi pesantren dan berdakwah di rumah. Dakwahnya tentu juga tidak akan semasif dulu mengingat usianya sudah tidak muda lagi.
"Aktivitasnya di rumah aja, dakwah di sekitar (pondok) lihat kondisi kesehatan beliau," kata Abdul Rahim Baasyir, dikutip dari Antara, Sabtu (09/01/2021).
Ia menjelaskan, ayahnya itu akan lebih banyak di rumah, berdakwah tidak semasif dulu mengingat usianya yang kini sudah lebih dari 80 tahun.
"Kalau rencana beliau sih akan lebih banyak fokus di pesantren. Dakwah secara umum, tidak seperti dulu harus ke mana-mana, sudah tidak memungkinkan itu kondisinya," katanya.
Abdul Rahim juga mengatakan kalau ayahnya nampak senang ketika rombongan menjemputnya untuk pulang dari Lapas Gunung Sindur.
"Ekspresinya ya beliau gembira, senang. Kalau sampai sujud syukur nggak sampai begitu. Cuma memang beliau senang saja, kemudian memberi pelukan sama saya. Begitu keluar, yang mulai diajak bicara petugas, karena keluar dari pintu kan ketemunya petugas," katanya.
Seperti diketahui, Ba'asyir meninggalkan Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, usai melaksanakan shalat subuh sekitar pukul 05.21 WIB, Jumat (8/1) setelah dinyatakan bebas murni.
Baca Juga: Fokus Pesantren, Abu Bakar Baasyir Akan Kembali Berdakwah, Tapi...
Berita Terkait
-
Fokus Pesantren, Abu Bakar Baasyir Akan Kembali Berdakwah, Tapi...
-
Usai Bebas, Ini 'Solo Baru' Menurut Abu Bakar Baasyir
-
Kemegahan Overpass Manahan Bikin Abu Bakar Baasyir Kagum Saat Melintas
-
Lama Tak Melintasi Kota Solo, Abu Bakar Baasyir Kagum dengan Bangunan Ini
-
Baru Bebas Beberapa Jam, Aktivitas Abu Bakar Baasyir Mengejutkan!
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang
-
Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain