- Tiga remaja putri tertabrak kereta api saat berswafoto di jalur rel aktif Jembatan Sakalibel, Brebes, Jumat pagi.
- Satu korban berusia 15 tahun tewas di lokasi, sementara dua remaja lainnya menderita luka serius dan kritis.
- PT KAI mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur kereta api demi mencegah terjadinya kecelakaan yang fatal.
SuaraJawaTengah.id - Keinginan untuk mendapatkan konten foto yang estetis di media sosial kembali memakan korban jiwa dengan cara yang tragis. Ambisi "demi konten" sekelompok remaja putri di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berakhir menjadi petaka memilukan pada Jumat (1/5/2026) pagi.
Satu orang remaja dilaporkan tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan, sementara dua rekannya kini berjuang antara hidup dan mati dalam kondisi kritis di rumah sakit. Tragedi ini terjadi setelah mereka nekat melakukan aksi berbahaya: berswafoto (selfie) di tengah jalur rel kereta api aktif di area Jembatan Sakalibel, Desa Talok, Kecamatan Bumiayu.
Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 07.45 WIB ini melibatkan lima remaja perempuan. Mereka diduga sengaja memilih lokasi ikonik Jembatan Sakalibel di KM 313+5 petak jalan Bumiayu–Kretek sebagai latar belakang foto mereka, tanpa mengindahkan bahaya besar yang mengintai.
Saat asyik bergaya, mereka tidak menyadari kedatangan Kereta Api (KA) Parcel Tengah yang melaju kencang di jalur tersebut.
Kapolsek Bumiayu, AKP Edi Mardianto, menjelaskan kronologi memilukan tersebut. Menurutnya, dari lima remaja yang nekat naik ke atas rel, tiga di antaranya tidak sempat menghindar saat "ular besi" pengangkut barang itu mendekat.
"Dari lima remaja yang berada di lokasi, tiga orang tertabrak hingga terpental akibat benturan keras. Sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri," ungkap AKP Edi Mardianto.
Benturan keras tersebut mengakibatkan satu korban jiwa, yakni Tantri Syafaatunis, remaja berusia 15 tahun warga Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, yang meninggal seketika di lokasi kejadian.
Sementara itu, dua korban lainnya, Medika Aulia Syahdina (16) dan Keyra Maylaffaiza (18), mengalami luka-luka yang sangat serius.
Keduanya segera dilarikan ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan penanganan medis intensif, di mana salah satunya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Penemuan Mayat dalam Koper di Brebes, Berawal dari Bersih-Bersih Rumah Kosong
Peristiwa ini kembali menjadi tamparan keras bagi masyarakat tentang bahaya nyata beraktivitas di area terlarang seperti jalur kereta api. Area rel kereta api bukanlah ruang publik, apalagi studio foto, karena risiko kecelakaan fatal sangat tinggi.
Menanggapi kejadian ini, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam. Pihaknya tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk mematuhi peraturan dan tidak menjadikan area rel sebagai tempat bermain atau berfoto.
"Masyarakat kami imbau untuk tidak beraktivitas atau melintas di jalur kereta api karena sangat berbahaya dan berisiko menimbulkan kecelakaan fatal," tegas As'ad.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School