“Saya langsung buat sket di galvalum. Tidak pakai mal. Tinggal saya buat ukuran untuk menyesuaikan karakter bentuk kaki dan badan. Ukurannya rata-rata 3 kali lipat wayang kulit biasa,” ujar Sujono.
Dari segi detail, Sujono mengaku lebih sulit menatah wayang kulit dibandingkan wayang galvalum. “Lebih sulit wayang kulit karena lebih detail. Tapi ini bahaya di tangan. Banyak bahaya kena goresan karena material keras jadi harus hati-hati.”
Proses pembuatan wayang galvalum sudah masuk tahap finishing atau pengecatan. Dibutuhkan waktu 3 bulan pengerjaan hanya dengan dibantu istri dan putra sulung Sujono.
Setelah seluruh wayang selesai dibuat, Sujono sendiri yang akan menyeting tata letaknya di gapuran objek wisata edukasi di Dusun Krandan. “Rencana saat menyeting wayang galvalum ini saya nanti akan bikin ritual semacam kirab,” tutur Sujono menutup obrolan sore itu.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah