“Saya langsung buat sket di galvalum. Tidak pakai mal. Tinggal saya buat ukuran untuk menyesuaikan karakter bentuk kaki dan badan. Ukurannya rata-rata 3 kali lipat wayang kulit biasa,” ujar Sujono.
Dari segi detail, Sujono mengaku lebih sulit menatah wayang kulit dibandingkan wayang galvalum. “Lebih sulit wayang kulit karena lebih detail. Tapi ini bahaya di tangan. Banyak bahaya kena goresan karena material keras jadi harus hati-hati.”
Proses pembuatan wayang galvalum sudah masuk tahap finishing atau pengecatan. Dibutuhkan waktu 3 bulan pengerjaan hanya dengan dibantu istri dan putra sulung Sujono.
Setelah seluruh wayang selesai dibuat, Sujono sendiri yang akan menyeting tata letaknya di gapuran objek wisata edukasi di Dusun Krandan. “Rencana saat menyeting wayang galvalum ini saya nanti akan bikin ritual semacam kirab,” tutur Sujono menutup obrolan sore itu.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah