Setidaknya Toto mengaku sudah berusaha mengusulkan kepada Bupati agar dibuatkan perda tentang perdagangan anjing untuk konsumsi. Toto menyebut dari 12 pengepul di wilayah Sragen, tinggal 10 orang pengepul anjing ke wilayah Soloraya dan dominan dari wilayah Gemolong.
Pedagang satai anjing pun, ujar dia, juga tidak banyak. Jumlahnya kurang dari 10 orang dan cara penjualannya pun sembunyi-sembunyi.
“Kami juga sependapat dengan DMFI untuk melarang perdagangan anjing untuk konsumsi. Kalau untuk dipelihara sebagai hewan peliharaan tidak masalah. Kami berusaha menghentikan perdagangan itu tetapi lemah di aturan. Kami belum punya perdanya,” katanya.
Seorang dokter hewan Disnakan Jayanto menambahkan Sragen ingin seperti Karanganyar yang punya perda dan bebas dari perdagangan daging anjing. Dia mengatakan daging anjing itu bukan merupakan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Dia mengatakan dari Disnakan mengupayakan daging yang beredar di Sragen harus ASUH.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah