Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni | Hernawan
Kamis, 21 Januari 2021 | 15:20 WIB
Ade Armando. (YouTube/CokroTV)

Menurut Ade Armando, upaya semacam itu pun bisa jadi dilakukan FPI sehingga jumlah rekeningnya bisa banyak.

"Hal serupa bisa juga terjadi di FPI. Bohir serahkan uang secara cash. Lalu ada oknum tertentu yang bertugas menyimpan dan mengirimkannya ke beberapa rekening FPI. Karena kerumitan itulah kemudian PPATK harus banyak memeriksa rekening-rekening," tandas Ade Armando.

Load More