SuaraJawaTengah.id - Beberapa jenazah pasien Covid-19 yang dibawa mobil ambulans menunggu giliran dimakamkan petugas di tempat pemakaman umum Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (26/1/2021), siang.
Ketika berita ini dilaporkan Bagaskara Ardiansyah, jurnalis Suara.com, sebanyak tujuh jenazah masih menunggu proses penguburan.
Menurut keterangan seorang penggali kubur, antrean jenazah terjadi karena, "Lubang (pusara) masih belum siap."
Setiap hari TPU Bambu Apus rata-rata menerima 38 jenazah pasien Covid-19, kata penanggung jawab pelaksana pemakaman jenazah pasien Covid-19, Muhaemin.
Sejak pertamakali dibuka hari Kamis lalu, TPU ini telah menerima sebanyak 172 jenazah.
Pemakaman seluas tiga ribu meter persegi ini belum lama dibuka pemerintah Jakarta karena sejumlah pemakaman terdahulu, seperti di Pondok Ranggon, sudah penuh semenjak akhir 2020.
Sebelum pemakaman Bambu Apus diperuntukkan untuk jenazah pasien Covid-19, jenazah dari rumah sakit dimakamkan di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, dan TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
TPU Bambu Apus diperkirakan bisa menampung 700 jenazah.
Pemakaman Tumpang
Baca Juga: Pandemi di Jakarta: Jenazah Antre Dimakamkan di TPU Bambu Apus
Untuk menyiasati krisis lahan pemakaman, Pemerintah Provinsi Jakarta memberikan izin jenazah pasien Covid-19 dimakamkan pada liang lahat di luar tempat pemakaman khusus.
Akhir 2020 lalu, Muhaemin mengatakan pemerintah Jakarta telah memberlakukan sejumlah kriteria terhadap jenazah yang akan dimakamkan di luar TPU Pondok Ranggon atau TPU Tegal Alur.
"Krisis lahan pemakaman COVID-19 terjadi sejak 8 November 2020. Sekarang lokasi untuk pemakaman Covid-19 sudah full (penuh)," katanya kepada Antara.
Pengelola TPU memberlakukan pemakaman jenazah secara tumpang atau dilakukan pada satu liang lahat yang sama.
Muhaemin mengemukakan sejumlah persyaratan bagi keluarga ahli waris yang akan memakamkan jenazah pasien Covid-19 secara tumpang.
Pertama, liang lahat yang dipergunakan harus berisi jenazah dari kalangan keluarga dalam satu kepala keluarga.
Berita Terkait
-
Peziarah TPU Kawi-Kawi Resah, Jasa Bersih Makam Musiman Diduga Memaksa Minta Uang
-
Seloroh Tokoh di Lingkungan TPU Kebon Nanas, Usul Kuburan Vertikal 5 Lantai Buat Cegah Relokasi
-
Digusur dari Lahan Makam, Ratusan Keluarga di Jaktim Minta Direlokasi ke Rusun
-
Krisis Lahan Pemakaman di Jakarta, 69 dari 80 TPU Sudah Penuh
-
Krisis Lahan, 11 TPU di Jakarta Ini Masih Terima Pembuatan Makam Baru
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya