Pria yang bermukim di sentra industri seni patung dan ukir Desa Mulyoharjo, Kecamatan/Kabupaten Jepara ini menambahkan, semua jenis patung mampu dibuatnya. Mulai dari ukuran terkecil setinggi 28 sentimeter, ukuran sedang, hingga patung berukuran besar yang mencapai tinggi bermeter-meter.
"Untuk harganya bervariasi, mulai yang terkecil Rp1,5 juta rupiah hingga yang termahal puluhan juta rupiah," sebutnya.
Khusus untuk pembuatan patung dewa cina, ia menggunakan bahan baku kayu mahoni. Kayu ini dipilih karena tak mengeluarkan getah saat patung telah jadi, perawatannya pun dikatakannya cenderung lebih mudah.
Berbeda dengan kayu jati, yang lambat laun bisa bergetah meski telah melalui perlakuan khusus.
Baca Juga: Nasib Pedagang Pernak-pernik Imlek di Tangerang Saat Pandemi
"Semua proses kita lakukan secara manual. Sehingga menjadi nilai lebih. Semua patung bisa kita buat, tergantung pemesan. Memang paling banyak dari dulu sampai sekarang, ya patung dewa cina," jelasnya.
Untuk mengatasi turunnya omzet akibat pagebluk. Sumarno sempat mencoba memasarkan kerajinannya melalui salah satu platform media sosial (Medsos). Namun pasar daring, dinilainya kurang efektif.
"Online ada, tetapi kurang efektif. Banyak yang minat, hanya saja mereka selalu menawar diharga yang paling rendah," ungkapnya.
Kontributor : Fadil AM
Baca Juga: 2021: Penerimaan Negara Ditargetkan Rp1.743 Triliun
Berita Terkait
-
Harga Emas Naik, Alarm Krisis Ekonomi di Depan Mata
-
3 Gebrakan Prabowo Selamatkan Ekonomi RI dari Gempuran Tarif Donald Trump, Apa Saja?
-
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Jepara: Pantai, Museum, Hutan Semua Lengkap
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
-
Ketimpangan Ekonomi dan Pembangunan dalam Fenomena Urbanisasi Pasca-Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025