SuaraJawaTengah.id - Jumlah janda di Kabupaten Jepara setiap tahun selalu bertambah. Bagaimana tidak, selama setahun terakhir saja ada sebanyak 2.154 pengajuan cerai.
Ribuan perkara itu merupakan pengajuan cerai yang diterima Pengadilan Agama (PA) Jepara selama periode Januari-Desember 2020. Tak hanya itu, rata-rata kasus cerai justru diajukan oleh si pihak istri alias cerai gugat.
Wakil Ketua PA Kabupaten Jepara Zainal Arifin menjelaskan, dari total 2.154 perkara, 1.630 di antaranya merupakan cerai gugat. Sementara cerai talak atau yang diajukan suami hanya sebanyak 524 perkara.
"Penyebab paling banyak karena perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, serta ekonomi," papar Zainal, Sabtu (30/1/2020).
Kemudian sisanya disebabkan meninggalkan salah satu pihak. Baik dari suami maupun istri.
Zainal merinci, alasan ceria karena perselisihan ada 997 kasus, ekonomi 668 kasus, dan sebab meninggalkan salah satu pihak 325 kasus. Meski perceraian di 2020 masih tergolong tinggi, namun jumlah ini sedikit menurun dibanding 2019.
"Pada 2019 perceraian mencapai 2.238 perkara. Lalu 2020 menurun sedikit menjadi 2.154 kasus atau turun 3,75 persen," pungkasnya.
Untuk itu, Zainimengimbau masyarakat Jepara yang sudah menikah agar bisa menjaga keharmonisan rumah tangga dengan meningkatkan komunikasi dengan pasangan.
Melalui komunikasi yang baik ini, diharapkan permasalahan-permasalahan di dalam keluarga bisa ditekan.
Baca Juga: Denny Siregar Blak-blakan Tak Suka Twit Kasar Abu Janda ke Natalius Pigai
Kontributor: Fadil AM
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak