SuaraJawaTengah.id - Seorang pemuda terkejut melihat tanaman yang biasa dipakai untuk pakan bagi di kampungnya dijual di Mal. Ketika tahu harganya, ia seketika terperanjat.
Curhatan pemuda Toraja soal tanaman yang marak ditemukan di kampungnya dan dijadikan pakan hewan belakangan jadi sorotan di media sosial.
Pemuda tersebut membagikan kisahnya saat melihat tanaman pakan babi dijual di mal, melalui akun TikTok @habelrerung belum lama ini.
Dalam unggahan tersebut, si pemuda yang tengah berada di sebuah mal di Jakarta, melihat sebuah stand tanaman hias.
Salah satu tanaman yang dijual rupanya banyak ditemukan di kampungnya, di Toraja, Sulawesi Selatan. Menurutnya, tanaman tersebut bernama Babak dan biasa digunakan sebagai pakan babi.
"Gais sumpah ini kalau di Toraja makanan babi ini, namanya Babak," katanya sambil tertawa.
Begitu melihat harganya, pria ini kaget bukan main. Pasalnya, tanaman tersebut dibanderol dengan harga Rp 1,5 juta.
Berdasarkan keterangan yang disematkan di pot, tanaman tersebut masuk ke kategori Philodendron dengan jenis Marble Warigata King.
Video reaksi pemuda ini soal tanaman hias yang menurutnya merupakan makanan babi lantas mengundang beragam reaksi warganet.
Baca Juga: Bisa Makan Sayur di Luar Angkasa, Perdana Astronom Transplantasi Tanaman
"Modal nama kek Inggris gitu jadi kesannya mahal," tulis akun Intan Lovian Siregar.
"Sama bang, di Bali juga pake makan babi, daun keladi namanya di Bali," kata Dewa Dika.
"Talas harga Rp 1 juta, di kampungku nih buat mainan tembak-tembakan bocil, berarti bocil kampungku sultan-sultan," celetuk PengendaraBeat.
Sejumlah warganet terlihat tak setuju dengan pernyataan si pemuda Toraja.
"Ih beda, lompong namanya kalau di daerah aku, sejenis daun talas juga, tapi yang dijual itu beda sama yang buat makan babi," timpal Siapa hayo.
"Marbel Varigata/Philodendron Giganteum itu memang mahal, yang awam pasti nyebutnya 'banyak di belakang rumah'," imbuh Affan Sofyan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama