SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini tentang kondisi cuaca ekstrem di wilayah Banyumas Raya. BMKG memprakirakan akan terjadi hujan lebat dan berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.
BMKG menyebut, empat kabupaten di wilayah Banyumas Raya harus siaga menghadapi potensi bencana. Sebab, daerah tersebut diprediksi akan terjadi hujan lebat dari 11 sampai 12 Februari 2021.
"Keempat kabupaten berstatus siaga tersebut terdiri atas Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara. Sementara untuk Kabupaten Kebumen berstatus waspada," kata analis cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan dilansir dari ANTARA di Cilacap, Kamis (11/2/2021).
Ia menjelaskan, penetapan status tersebut dilakukan berdasarkan prakiraan cuaca di wilayah Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen dari 11 Februari pukul 07.00 WIB hingga 12 Februari pukul 07.00 WIB.
Menurut dia, hujan lebat yang diprakirakan turun selama periode itu bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang di wilayah Banyumas Raya.
Di wilayah Kabupaten Cilacap, menurut BMKG, kecamatan yang berstatus siaga meliputi Kedungreja, Gandrungmangu, Sidareja, Bantarsari, Karangpucung, Patimuan, Cimanggu, Cipari, Wanareja, Majenang, Dayeuhluhur, Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Adipala, Kroya, Binangun, Nusawungu, Maos, Sampang, Jeruklegi, Kesugihan, Kawunganten, dan Kampung Laut.
Wilayah kecamatan yang berstatus siaga di Kabupaten Banyumas meliputi Sumbang, Kembaran, Sokaraja, Purwokerto Selatan, Patikraja, Rawalo, Karanglewas, Cilongok, Purwokerto Barat, Kedung Banteng, Purwokerto Utara, Baturraden, Purwokerto Timur, Ajibarang, Pekuncen, Gumelar, Purwojati, Wangon, Lumbir, Jatilawang, Kemranjen, Kebasen, Banyumas, Somagede, Kalibagor, Sumpiuh, dan Tambak.
Di Kabupaten Purbalingga, kecamatan yang berstatus siaga meliputi Bukateja, Kemangkon, Kejobong, Pengadegan, Rembang, Karanganyar, Kaligondang, Purbalingga, Mrebet, Bojongsari, Padamara, Kalimanah, Kutasari, Karangjambu, Karangmoncol, Karangreja, Bobotsari, dan Kertanegara.
Kecamatan yang berstatus siaga di wilayah Kabupaten Banjarnegara meliputi Pandanarum, Susukan, Purwanegara, Mandiraja, Purwareja Klampok, Rakit, Punggelan, Wanadadi, Banjarmangu, Kalibening, Karangkobar, Wanayasa, Madukara, Pagentan, Pejawaran, Batur, Sigaluh, Banjarnegara, Pagedongan, dan Bawang.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Bengkulu
Sementara itu, di wilayah Kabupaten Kebumen ada sejumlah kecamatan yang berstatus waspada bencana hidrometeorologi.
Kecamatan yang statusnya waspada meliputi Ayah, Buayan, Puring, Petanahan, Kuwarasan, Adimulyo, Rowokele, Gombong, Karanganyar, Karanggayam, Sempor, Sadang, Karangsambung, Pejagoan, Alian, Sruweng, Kebumen, Poncowarno, Padureso, Bonorowo, Mirit, Ambal, Kutowinangun, Prembun, Buluspesantren, dan Klirong.
Rendi menjelaskan, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah karena Monsun Asia masih aktif dan ada daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin serta daerah belokan angin di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya akibat adanya beberapa pola siklonal di selatan Indonesia.
Selain itu, menurut dia, masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Jawa Tengah.
"Berdasarkan kondisi tersebut, cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah dalam tiga hari ke depan," katanya.
Rendi mengatakan wilayah yang menghadapi potensi cuaca ekstrem pada 11 Februari 2021 meliputi Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Kota/Kabupaten Semarang, Salatiga, Magelang, Salatiga, Sragen, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Surakarta, Boyolali, Jepara, Demak, Kudus, serta Pati dan sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional