SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan maut terjadi di perlinatasan kereta api di awasan Desa Makamhaji, Kartasura, Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.
Seorang wanita paruh baya, Suratmi (60) tewas usai tertabrak KA Argo Wilis jurusan Bandung-Surabaya yang melaju cukup kencang.
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, kecelakaan itu bermula saat warga RT 001/014, Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo tersebut hendak membeli makanan burung.
Suratmi lantas menyebrangi rel kereta api. Namun saat melintas itulah, muncul kereta api dari arah Stasiun Gawok menuju Stasiun Purwosari.
Baca Juga: Geger! Lansia Tewas Bersimbah Darah, Pembantu Penuh Luka Cari Pertolongan
Suratmi diduga tidak mengetahui keberadaan kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi itu. Jarak antara lokomotif kereta dengan Suratmi cukup dekat. Sampai akhirnya Suratmi tertabrak lokomotif KA Argowilis yang melaju dengan kecepatan tinggi.
"Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, Suratmi tidak tahu ada kereta yang melaju dari arah Stasiun Gawok. Rumah Suratmi tak jauh dari jalur rel," kata Kapolsek Kartasura, AKP Heldan Pramoda Wardhana, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Sabtu malam.
Sebagian warga setempat langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kartasura. Tak berapa lama kemudian, petugas dibantu sukarelawan mengevakuasi jasad Suratmi ke RSUD Moewardi, Kota Solo.
Kapolsek Kartasura menyebut lokasi kejadian bukan perlintasan pintu tanpa palang. Diapun mengimbau warga setempat berhati-hati, agar tidak ada kejadian seperti yang dialami Suratmi tertabrak KA Argowilis.
"Jadi bukan akses jalur kendaraan bermotor. Saya himbau agar masyarakat setempat tak lagi menyeberangi rel karena sangat berbahaya," ujar dia.
Baca Juga: Dewi Romlah Tewas Bersimbah Darah di Komplek Buana Cigi Pakai Mukena Putih
Berita Terkait
-
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
-
Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
-
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
-
Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!