SuaraJawaTengah.id - Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi mengatakan vaksinasi dosis kedua bagi para tenaga kesehatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sudah mencapai 90 persen, sisanya ditargetkan selesai akhir pekan ini.
"Dari total 10.418 tenaga medis mayoritas sudah disuntik vaksin dosis kedua, tinggal 10 persen saja, hari ini mudah-mudahan selesai semua," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah di Cikarang, Jumat (26/2/2021).
Alamsyah mengatakan setelah seluruh tenaga kesehatan menerima suntik vaksin, pihaknya berencana melakukan vaksinasi tahap kedua yang diperuntukkan bagi para petugas pelayanan publik.
"Vaksinasi untuk pelayan publik nanti rencananya digabung dengan 5.000-an nakes yang belum divaksin karena kekurangan suplai vaksin saat distribusi awal," ucapnya.
Pemerintah daerah, kata dia, sudah mengajukan sebanyak 468.000 dosis bagi 234.000 petugas pelayanan publik yang akan menjalani vaksinasi tahap kedua di awal pekan depan.
Dia menyebut vaksinasi tahap kedua nanti dilakukan secara bertahap sesuai jumlah dosis vaksin awal yang diterima Kabupaten Bekasi.
"Kami menunggu distribusi vaksin dari Jawa Barat. Rencananya di pelaksanaan pertama diberikan untuk 22.815 petugas pelayanan publik, sesuai informasi dosis vaksin awal yang akan diterima kami," katanya.
Alamsyah mengaku tempat penyimpanan khusus vaksin Sinovac di UPTD Farmasi Dinas Kesehatan yang ada di Kecamatan Tambun Selatan tidak mampu menampung keseluruhan dosis vaksin untuk petugas pelayanan publik.
"Makanya distribusi vaksin ini akan dilakukan per termin, bertahap ya karena jumlahnya jauh lebih banyak dibanding vaksin untuk tenaga kesehatan mengingat sasaran vaksin juga lebih luas," kata dia.
Vaksinasi tahap kedua pekan depan rencananya diberikan kepada anggota kepolisian dan TNI, aparatur sipil negara, tenaga pendidik, petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, hingga pedagang pasar.
Baca Juga: Daerah di Lampung yang Vaksinasi Tenaga Kesehatan Belum Capai 1.000 Orang
Pihaknya telah menyiapkan lokasi vaksinasi yang terpusat di Stadion Wibawa Mukti di Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur. Selain itu sejumlah fasilitas kesehatan juga ditunjuk sebagai lokasi vaksinasi petugas pelayanan publik ini.
"Juga di masing-masing kantor tempat mereka berdinas, ada juga yang di sekolah-sekolah dengan sasaran tenaga pendidik dan para pedagang pasar," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Habiskan Dana Rp40 Miliar, Stadion Wibawa Mukti Direnovasi
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Giliran Rumah Kajari Kabupaten Bekasi Disegel KPK
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Melawan Balik Vonis Korupsi, Mbak Ita dan Suami Ajukan PK Berbekal Bukti Baru di PN Semarang
-
Peringatan Dini BMKG: Semarang Waspada Hujan Petir Hari Ini, Jateng Siaga Dampak Hujan Lebat
-
Jangan Panik Sinyal Hilang di Tanah Suci, Ini 4 Lokasi Posko Layanan Telkomsel di Makkah dan Madinah
-
Pengundian Program BRI Debit FC Barcelona: Dapat 8 Keuntungan dan Hadiah Terbang ke Camp Nou
-
Jelang May Day di Semarang, Ahmad Luthfi Tekankan Kondusivitas Kunci Masuknya Investasi Rp110 T