SuaraJawaTengah.id - Ribuan ulama dan imam masjid yang ada di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengikuti vaksinasi sebagai upaya menerangi penyebaran virus corona atau COVID-19, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengatakan pelaksanaan vaksinasi secara simbolis dilakukan di Masjid Agung Sidoarjo.
"Dalam dua bulan ke depan dinas kesehatan akan fokus melakukan vaksinasi para ulama dan imam Masjid yang targetnya ada 2000 orang," ucapnya di sela peninjauan vaksinasi terhadap ulama dan imam masjid di Masjid Agung Sidoarjo, hari ini.
Ia mengemukakan, dengan pelaksanaan vaksinasi terhadap ulama dan imam masjid bisa meningkatkan kekhusyukan masyarakat Sidoarjo saat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.
"Kami ingin menjaga beliau (ulama dan imam) semua, kami tidak ingin ulama-ulama yang sudah sepuh tidak terproteksi dengan baik. Tugas kami memastikan seluruh ulama imam-imam masjid dan mushola besok bisa memimpin secara khidmat dan warga bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan khusyuk," ucapnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan ibadah bulan suci Ramadhan tidak seperti tahun kemarin yang dalam kondisi ketakutan.
"Tahun kemarin ibadah Ramadhan dalam kekhawatiran atau ketakutan , salah satu jalan yang kami tempuh hari ini memastikan seluruh imam masjid dan mushola sudah tervaksin karena titik kumpulnya orang-orang besok pasti di bulan Ramadhan," ujarnya.
Pria yang akrab dipanggil Gus Muhdlor ini menyampaikan vaksinasi untuk guru kemarin sudah dilakukan, setelahnya, dinkes diminta melihat proyeksi dalam dua bulan ke depan untuk menentukan sasaran vaksinasi.
"Saya sampaikan ke dinkes harus bisa melihat proyeksi satu dua bulan ke depan, titik kumpulnya sudah beda, ini yang harus kami siapkan. Dua bulan ke depan saya yakin sekolah tatap muka belum berjalan, karena aturan dari pusat belum turun. Untuk membaca dua bulan ke depan yaitu persiapan ibadah bulan suci Ramadhan, sudah bisa ibadah dengan aman dan tenang. Yang paling penting ada proteksi terhadap ulama – ulama karena sebenarnya itu adalah aset terbesar yang dimiliki Sidoarjo," kata dia.
Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan vaksinasi yang digelar di Masjid Agung Sidoarjo ini pembukaan untuk seluruh ulama di kabupaten Sidoarjo sebagai persiapan memasuki bulan Ramadhan. Targetnya dua bulan kedepan seluruh ulama atau imam yang ada di masjid sudah tervaksinasi, total targetnya ada 2.000 orang.
"Jadi nanti puskesmas yang akan menghubungi setiap masjid menginformasikan untuk dilakukan vaksinasi di puskesmas wilayahnya, targetnya dua bulan selesai ada 2.000 orang," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
MUI Respons Pengasuh Ponpes Jepara yang Haramkan MBG: Konsep Sudah Bagus, Kita Kawal
-
Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram
-
Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Siapkan Auditor di 34 Provinsi
-
Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
-
5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM
-
Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak
-
Perkuat Investasi Berbasis ESG, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026
-
Korban Keracunan MBG di Pati Kian Bertambah, Jumlah Tembus 259 Orang