SuaraJawaTengah.id - Calon jemaah haji (calhaj) tahun 2021 diusulkan mengikuti vaksinasi Covid-19 ditahap selanjutnya.
Meski belum bisa dipastikan berangkat, Para calon jemaah haji itu diusulkan mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19.
Dilansir dari hestek.id, Kasi Haji dan Umrah Kemenag Banyumas, Purwanto Hendro Puspito mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Banyumas mengikuti skema nasional.
Calhaj yang berumur di atas 60 tahun, masuk kategori prioritas vaksinasi tahap kedua.
“Vaksinasi ini sebagai bentuk antisipasi, jika pemerintah Arab Saudi membuka pemberangkatan ibadah haji tahun ini,” katanya, Jumat (12/3/2021).
Untuk di Banyumas, Kemenag telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mendata calhaj lansia. Nantinya mereka akan disuntik vaksin, di fasilitas kesehatan terdekat.
“Saat ini belum dimulai, karena masih menunggu ketersediaan vaksin,” katanya.
Ia berharap, vaksinasi untuk calhaj ini bisa diprioritaskan. Sebagai kesiapan jika ada pemberangkatan, calhaj akan diasramakan mulai Juni 2021 mendatang.
“Vaksinasi dua dosis, harus berjeda satu bulan. Jadi harus diprioritaskan dulu,” katanya.
Baca Juga: Dinpar Ajukan 280 Pelaku Wisata di Bantul untuk Vaksinasi Tahap Kedua
Menurutnya, calhaj Banyumas untuk tahun 2021 ini merupakan calhaj yang tahun lalu tidak jadi berangkat. Ada sebanyak 1.146 orang yang masuk kuota aman dan melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH).
Dari jumlah tersebut, sekira 44 persen di antaranya sudah berusia di atas 60 tahun dan diharapkan mereka sudah bisa divaksin akhir Maret ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran