ETLE Mobile akan disematkan di seragam petugas (body cam), helm (helmet cam) dan dashboard mobil. Selain itu, ETLE Mobile ini juga rencananya akan ditempatkan di kendaraan patroli yang rawan pelanggaran lalu lintas.
ETLE dapat mendeteksi nomor polisi kendaraan di luar wilayah tersebut. Sehingga pendatang juga harus menaati aturan lalu lintas yang berlaku.
ETLE dapat digunakan untuk menindak pelaku kejahatan di jalan raya.
ETLE juga bisa menangkap pelat pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga 300 km per jam.
ETLE didatangkan dari China.
Selain memotret, ETLE juga bisa mengirimkan video 10 detik yang memperlihatkan sebelum, saat, dan sesudah pelanggaran.
ETLE akan tetap merekam pelanggaran lalu lintas di malam hari meski tidak ada petugas.
Demikian penjelasan apa itu ETLE atau electronic traffic Law Enforcement. Tilang elektronik ini akan mulai berlaku di 12 Polda dengan menggunakan kamera teknologi tinggi. Jadi, pengguna jalan harap tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora
-
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM
-
Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak