SuaraJawaTengah.id - Pakar sekaligus perencanaan keuangan Mitra Rencana Edukasi, Mike Sutrisno berharap masyarakat tak menghabiskan seluruh Tunjangan Hari Raya (THR). Apalagi THR digunakan untuk berfoya-foya atau membeli barang yang tak dibutuhkan.
Menurutnya, langkah bijak yang harus dilakukan adalah uang THR digunakan untuk memenuhi kebutuhan prioritas, bukan keinginan semata.
"Belanja baju karena banyak diskon, belanja kue, dan sebagainya karena keinginan. Ingat, gunakan uang THR untuk memenuhi kebutuhan, bukan keinginan karena kalau mengikuti keinginan, pasti THR habis, pasti defisit," dilansir AyoBandung.com--jaringan Suara.com, Jumat (23/4/2021)..
Menurut Mike, cara untuk mengelola uang THR supaya tidak defisit adalah dengan mengatur daftar prioritas kebutuhan. Untuk prioritas awal, uang dapat disimpan untuk investasi jangka panjang atau disimpan untuk dana darurat.
"Sisihkan dana THR untuk prioritas keuangan seperti menabung dana darurat, investasi jangka panjang. Kalau target untk prioritas keuangan ini belum terpenuhi, boleh dong untuk mengambil dari THR, bisa 10 sampai 30%," ucap Mike.
Di masa pandemi, pengelolaan uang THR menjadi suatu hal yang lebih penting. Mike menyarankan untuk memprioritaskan kebutuhan rumah tangga juga di samping investasi dan dana darurat.
Selain itu, alokasi untuk dana darurat pun sebaiknya diperbesar untuk berjaga-jaga seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat momen pandemi ini menghadirkan masa-masa yang tak tentu.
"Makanya dana darurat ini perlu. Kemudian gunakan dana tambahan ini untuk sesuatu yang memang harus dibayar atau dibeli. Jangan gunakan dana THR untuk membeli seuatu yang bersifat konsumtif," ujar Mike.
Kue dan pakaian baru seringkali menjadi sasaran para penerima THR di momen Idulfitri. Mike pun menyarankan kepada khalayak luas agar tidak terlalu tergiur oleh dua produk andalan Idulfitri yang kerap menjadi penyebab habisnya uang THR.
Baca Juga: Pemberian THR Bisa Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Selain itu, THR pun sebaiknya digunakan untuk berzakat dan membantu sesama di masa-masa pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026