SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, melarang pawai takbiran keliling lebaran sehari jelang Idul fitri. Larangan itu diberlakukan mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang belum terkendali.
"Kegiatan takbiran kami larang. Kami tegaskan jangan sampai ada takbiran keliling," kata Bupati Batang Wihaji usai mengikuti acara apel Operasi Ketupat Candi 2021 di Batang, Rabu (5/5/2021).
Menurut dia, larangan kegiatan takbir keliling tersebut sebagai upaya untuk mendisiplinan masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Sesuai dengan instruksi Kapolri, kata dia, pendisplinan secara persuasif, preemtiv, preventif, dan humanis.
"Pengetatan juga tidak hanya pada kegiatan takbir keliling, tetapi ada larangan melakukan open house hingga buka bersama. Ini semua untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," ujarnya.
Bupati Wihaji minta masyarakat menaati instruksi pemerintah pusat yang sudah melalui banyak pertimbangan dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19.
"Jangan sampai seperti di India atau negara-negara lain yang kasus Covid-19-nya meledak. Antisipasi juga jangan sampai ada kluster baru di mana pun, oleh siapa pun, dan dalam bentuk apa pun," katanya.
Ia mempersilakan masyarakat salat Idulfitri di masjid maupun lapangan dengan wajib menerapkan protokol kesehatan ketat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh
-
Dua Laga Nirgol, Fikron Afriyanto Ungkap Kunci Kokohnya Pertahanan Kendal Tornado FC
-
Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa
-
Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV
-
Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas