- Puluhan kader Partai Gerindra mendatangi Polrestabes Semarang pada Jumat untuk mendesak pengusutan kasus penyadapan Presiden Prabowo.
- Ketua DPC Gerindra Joko Santoso menyatakan kedatangan mereka bertujuan memberikan dukungan moril tanpa membuat laporan kepolisian resmi.
- Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Erlin Tang Jaya memastikan aspirasi tersebut akan diteruskan secara berjenjang kepada pimpinan kepolisian.
SuaraJawaTengah.id - Puluhan kader Partai Gerindra Kota Semarang mendatangi Polrestabes Semarang, Jumat (6/11/2026) siang. Mereka mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Kedatangan kader partai berlambang kepala burung Garuda tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus upaya mengawal proses penegakan hukum. Mereka meminta pengusutan tidak hanya berhenti pada pengungkapan kasus, tetapi juga membongkar motif, dalang, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat.
Rombongan kader Gerindra diterima langsung Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Erlin Tang Jaya bersama jajaran. Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan aspirasi agar kepolisian menangani perkara penyadapan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, menegaskan kedatangan puluhan kader tersebut merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam mengawal kasus yang dinilai menyangkut keamanan kepala negara.
Menurutnya, melalui koordinasi dengan Polrestabes Semarang, aspirasi kader Gerindra di daerah diharapkan dapat diteruskan kepada Mabes Polri agar pengusutan perkara dilakukan secara menyeluruh.
"Kita di sini mengawal, karena kita levelnya di Kota Semarang, kemudian kita berkoordinasi dengan Polrestabes, supaya bisa menyampaikan aspirasi kita ke Mabes Polri. Sehingga nanti kasus-kasus penyadapan ini bisa terungkap motifnya, terungkap siapa dalangnya," ungkapnya.
Joko menilai dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo bukan persoalan biasa. Ia bahkan menyebut tindakan tersebut berpotensi mengarah pada upaya makar. Karena itu, dirinya meminta aparat penegak hukum mengungkap secara terang seluruh rangkaian peristiwa tersebut.
Meski mendatangi kantor kepolisian, Joko menegaskan pihaknya tidak bermaksud membuat laporan polisi. Kedatangan mereka lebih ditujukan untuk memberikan dukungan kepada kepolisian agar penanganan perkara berjalan sesuai koridor hukum.
"Kita tidak melaporkan, kita memberikan apresiasi dan support supaya perjalanan masalah hukum penyadapan ini bisa berlangsung dengan baik dan sesuai dengan undang-undang," ujar Joko.
Baca Juga: Tembus 239 Ekor Hewan Kurban, Gerindra Semarang Perkuat Kepedulian Sosial ke Warga
Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Erlin Tang Jaya menyambut baik aspirasi yang disampaikan para kader Gerindra. Ia memastikan masukan tersebut akan diteruskan secara berjenjang kepada pimpinan kepolisian.
"Kami menerima aspirasi yang disampaikan ke Polrestabes Semarang. Hal-hal yang terkait dengan masalah yang saat ini ditangani akan kita teruskan ke tingkat Polda. Selanjutnya, Polda akan menyampaikan secara berjenjang ke Mabes Polri," jelas Erlin.
Di tengah dinamika tersebut, Erlin memastikan jajaran Polrestabes Semarang tetap berfokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar situasi Kota Semarang tetap kondusif.
Terkait kabar rencana aksi besar pada 10 November 2026, pihaknya menyatakan akan menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi apabila telah menerima pemberitahuan resmi mengenai rencana kegiatan tersebut.
"Saat ini situasi cukup kondusif. Arahan Bapak Kapolri, kami tetap bekerja melayani masyarakat dan menjaga kamtibmas di wilayah Semarang ini agar tetap kondusif," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School
-
Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi