SuaraJawaTengah.id - Kasus video porno yang diduga diperankan oleh seorang bu kadus di Kabupaten Kendal harus beruurusan dengan pihak kepolisian.
Dilansir dari Solopos.com, Polisi terus mengusut kasus video porno sejoli yang diduga diperankan seorang kadus di Kendal itu.
Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, hari ini tiga perangkat Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, dipanggil untuk dimintai keterangan terkait peredaran video tersebut.
“Kami terus usut beredarnya video syur yang diduga salah satu pemerannya adalah perangkat desa. Tadi siang kami telah memeriksa dan memintai keterangan tiga orang perangkat desa dan kami lakukan secara tertutup,” katanya, Jumat (21/05/2021).
Ketiga perangkat desa itu diperiksa tim Satreskrim Polres Kendal di Polsek Rowosari. Mereka dimintai keterangan soal video porno yang diduga diperankan bu kadus itu.
“Tiga orang perangkat desa sudah kami periksa selama tiga jam. Pertanyaannya ya masih seputar penyebaran video syur itu,” jelas Kasat Reskrim.
Kasat Reskrim menyebut pemeriksaan ini dilakukan untuk mencari sumber peredaran video porno ini. Namun, dia tidak memberi tahu siapa saja perangkat desa yang dimintai keterangan ini.
“Jadi memang kita terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Dari bawah dulu secara bottom up untuk mendapatkan informasi penyebaran video syur,” tambahnya.
Periksa Plt Camat
Baca Juga: Bu Kadus Diduga Terlibat Video Porno, Plt Camat Rowosari: Belum Ada Aduan
Agung mengungkap pihaknya juga sudah mengagendakan pemeriksaan terhadap Plt Camat Rowosari, Saefudin, dan Kades Bulak Zaenal Alimin, pada pekan depan.
“Meski kami telah periksa tiga orang perangkat desa, kami tetap akan periksa Plt Camat Rowosari dan Kades Bulak. Rencananya akan kami lakukan besok Senin (24/05). Tunggu saja hasilnya ya mas,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, video porno sejoli yang diduga diperankan Bu Kadus di Kecamatan Rowosari, Kendal tersebar viral. Video berdurasi 59 detik itu diduga sengaja direkam pemeran pria. Polisi pun turun tangan mencari pelaku penyebar video porno tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain