Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Rabu, 26 Mei 2021 | 11:08 WIB
Danar salah satu peramal di Semarang [Suara.com/Dafi Yusuf]

"Macam-macam untuk biayanya, bisa sampai jutaan setiap sesi," ucapnya. 

Untuk cara meramal melalui online dan offline juga caranya berbeda. Karena metode meramal Danar menggunakan kartu, jika online klien  harus dipilihkan kartunya namun jika offline klien tetap memilih sendiri kartunya. 

"Kalau online itu kartunya dipilihkan, soalnya jauh-jauh kliennya bisa sampai luar negeri, " katanya. 

Sementara, untuk akurasinya tergantung dengan keterbukaan klien kepada para peramal. Dia menyebut, semakin terbuka maka tingkat akurasinya bisa sampai 90 persen, namun jika kliennya tak terbuka tingkat akurasinya hanya 40 persen. 

Baca Juga: Alert! Kasus Covid-19 RI Meroket Sepekan Lebaran, Pasien Meninggal Capai 13,8 Persen

"Kalau semakin terbuka itu semakin baik, kalau klien tak terbuka tingkat akurasinya malah jelek," ujarnya.

Load More