SuaraJawaTengah.id - Lebaran bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum besar bagi masyarakat Indonesia untuk bersilaturahmi, baik secara langsung maupun melalui teknologi digital.
Seiring dengan perkembangan zaman, jaringan telekomunikasi yang andal bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan menjadi tulang punggung kelancaran komunikasi, terutama bagi mereka yang tidak dapat mudik maupun yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.
Dalam era digital seperti sekarang, silaturahmi tidak lagi terbatas pada pertemuan fisik. Bagi mereka yang terpaksa tetap bekerja atau memiliki keterbatasan lain yang membuat mereka tidak bisa pulang ke kampung halaman, teknologi menjadi solusi utama dalam menjaga kedekatan emosional.
Prahayuda Febrianto, seorang jurnalis di Semarang, merasakan langsung manfaat koneksi internet yang stabil saat ia tidak bisa mudik tahun ini.
"Karena tuntutan pekerjaan, saya tidak bisa mudik. Bersyukur sekarang bisa mudah video call. Rasanya tetap bisa dekat dengan keluarga walau jarak memisahkan," ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (2/4/2025).
Namun, bukan hanya bagi mereka yang tidak bisa mudik, jaringan telekomunikasi yang lancar juga menjadi kebutuhan esensial bagi para pemudik. Twinika Sativa Febriandini, seorang pengusaha asal Semarang yang mudik ke Solo, merasakan betapa pentingnya koneksi internet selama perjalanan. Ia mengandalkan Google Maps untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
"Saya sangat terbantu dengan layanan Google Maps. Dengan jaringan Indosat yang lancar, saya bisa mendapatkan informasi terkini tentang kondisi lalu lintas dan mencari rute yang paling efisien," katanya.
Menjelang dan selama lebaran, lonjakan trafik data menjadi hal yang tak terhindarkan. Sejumlah penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia, termasuk Indosat Ooredoo Hutchison, telah mempersiapkan peningkatan kapasitas jaringan guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Indosat memperkirakan kenaikan trafik data hingga 26 persen pada hari Lebaran dibandingkan dengan hari biasa.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Indosat meningkatkan kapasitas jaringan di 70 titik keramaian atau point of interest (POI) di wilayah Jawa Tengah dan DIY, termasuk kawasan wisata seperti Malioboro, Dieng, Tawangmangu, Guci, serta pusat perbelanjaan dan tempat ibadah yang dipadati pengunjung.
Baca Juga: Sambut Pemudik di Jawa Tengah dan DIY, Telkomsel Siapkan Jaringan Andal
Selain itu, peningkatan jaringan juga dilakukan di rest area jalan tol, stasiun, bandara, dan terminal guna memastikan kelancaran komunikasi pemudik.
Tidak hanya itu, Indosat juga menambah kapasitas di 1.900 situs BTS di Jawa Tengah atau sekitar 31 persen dari total BTS yang ada di wilayah tersebut.
Demi cakupan yang lebih luas, 11 mobile BTS juga disiapkan di beberapa titik strategis, termasuk Dieng, Kendal, Salatiga, Batang, dan Kudus.
Indosat memperkenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan layanan berbasis teknologi canggih yang memungkinkan optimalisasi kapasitas jaringan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan.
Dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengurangi downtime, serta mempercepat pemulihan layanan jika terjadi kendala.
Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan konektivitas tetap prima selama Lebaran.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR