SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo resmi melantik tujuh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Jawa Tengah. Mereka akan resmi akan bertugas hingga tahun 2024 mendatang.
Tujuh komisioner KPID Jateng yang dilantik Ganjar diantaranya Anas Syahirul Alim, Sonakha Yuda Laksono, Muhammad Aulia Asyahiddin, Yogyo Susaptoyono, Ari Yusmindarsih, Asih Budiastuti dan Achmad Junaidi. Ketujuh anggota KPID Jateng itu akan bertugas hingga tahun 2024 mendatang.
Usai melantik tujuh komisioner itu, Ganjar memberikan pekerjaan rumah. Salah satunya adalah pengawasan siaran televisi baru di platform media sosial seperti youtube.
Ganjar memberikan, banyak orang saat ini yang dengan mudah membuat siaran televisi pribadi, salah satunya melalui chanel youtube. Dari siaran tersebut, tak sedikit pula yang siarannya meresahkan.
"Sekarang pekerjaan rumah KPID lebih banyak. Bayangkan sekarang orang bisa membuat siaran televisi melalui chanel youtube. Rasa-rasanya, apakah pengawasan ke sana sudah terjangkau apa belum. Maka saya minta ini jadi bahan diskusi," kata Ganjar saat melantik komisioner KPID Jateng, di gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (31/5/2021).
Menurut Ganjar, selain pengawasan terhadap siaran yang sudah ada saat ini, pengawasan siaran-siaran yang bersifat pribadi itu juga penting dilakukan. Agar siapapun yang menyiarkan melalui banyak media, termasuk media sosial, ada etika yang ditaati.
"Apakah etika konstitusi, etika pancasila, etika berbangsa dan bernegara serta moral. Sehingga, siaran yang ada itu bisa mengedukasi masyarakat dan menebarkan optimisme," tegasnya.
Selama ini lanjut Ganjar, peran KPID Jateng sangatlah bagus. Bahkan dulu, KPID Jateng pernah memberikan kebanggaan karena berani memberikan peringatan pada acara televisi nasional yang dianggap tidak pantas.
"Ini bukti bahwa KPID Jateng giginya ada, cengkramannya ada. Dan saat itu, ketika memberikan saran yang disampaikan ke pusat, mendapat perhatian. Menurut saya ini preseden yang bagus dan teman-teman bisa terus aktif mengawasi. Selamat bekerja," pungkasnya.
Baca Juga: Politikus PDIP Cibir Ganjar Pranowo: Dia Asyik Sendiri, Tak Empati ke Kader
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026