SuaraJawaTengah.id - Belum lama ini, dunia maya digegerkan dengan aksi pengantin perempuan yang melakukan aksi patahkan besi dengan tangan kosong saat acara resepsi.
Pengantin perempuan tersebut diketahui bernama Rakhma Lutfita asal Desa Kutasari,Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah.
Dalam acara resepsi yang digelar pada 30 Mei lalu, Rakhma terlihat mematahkan 3 besi dengan tangan kosong. Dua besi dipatahkan dengan paha kanan kiri, kemudian satu besi ia patahkan dengan tangannya.
Aksi yang cukup berbahaya tersebut bukan semata mata mencari sensasi atau tanpa dasar. Rakhma mengungkapkan bahwa dirinya sudah belajar beladiri sejak kelas satu SMP.
Ia masuk menjadi anggota beladiri merpati putih di SMP Negeri Kutasari Purbalingga. "Memang suka dengan beladiri tangan kosong dari SMP di ekstrakulikuler," ungkapnya pada Suara.com melalui panggilan WhatsaAp, Selasa (1/6/2021).
Aksi mematahkan besi sudah kerap dia lakukan ketika masih di bangku sekolah. Menurutnya, seni beladiri merpati putih aksi mematahkan besi itu dilakukan tiap akan naik tingkat.
"Selain itu juga buat daftar sekolah waktu SMA, jadi saya sudah berlatih selama 6 tahun,"jelas Rakhma yang kini bekerja di Dinkominfo Purbalingga.
Selain untuk kegiatan, hobi beladiri kerap membawa rakhma terjun ke beberapa ajang kompetisi. "Beberapa kali ikut lomba, dulu pernah juara harapan 1 Popda dan kejurlat juara 1," tambahnya.
Izin Calon Suami
Baca Juga: Cek Fakta: Viral Video Warga Indonesia Disuntik Vaksin Covid-19 Kosong, Ini Kebenarannya!
Meski sdah menjadi hal biasa, aksi berbahaya tersebut kurang wajar jika dilakukan saat momen pernikahan. Pada umumnya, aksi beladiri dilakukan di lapangan dan dengan kostum khusus agar tidak membatasi gerak.
Sementara Rakhma melakukan aksinya dengan gaun pernikahan lengkap dan dihadapan orang tua, besan dan tamu undangan. Tak heran jika hal itu mengejutkan banyak orang, termasuk orang tua rakhma.
Rakhma mengaku bahwa Ia hanya memberitahu kepada pihak Event Organizer (EO) dan calon suaminya.
"Saya yang penting izin calon suami saya pada waktu itu sama besan. Waktu itu saya tanya boleh nggak, eh malah diledekin katanya matahin besi mah gampang, ya mungkin karena dia sudah sering lihat aksi begituan , jadi alhamdulillah suami mengizinkan," tuturnya.
Rakhma yang kini sudah sah menjadi istri anggota TNI menceritakan, bahwa proses persiapan pernikahannya sangat cepat dan spontan.
"Awal mula, kenal suami dari Januari 2021 langsung dilamar, waktu itu hanya ketemu 3 kali, terus Februai preweding, Maret dan April pengajuan kantor, nyiapin konsep acara 2 minggu. Jai bener bener nggak ada waktu lama buat persiapan. Sedangkan prepare untuk aksinya cuma 3 hari dan saya baru ngomong ke EO nya h-1 acara," ucapnya dengan bersemangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School