Menurut dia, sebelum ada kasus Covid-19 tersebut, tidak ada kegiatan pembelajaran di sekolah karena libur Lebaran. Setelah Lebaran, guru dan karyawan yang masuk juga dibatasi hanya 50 persen dari total jumlah guru dan karyawan sebanyak 79 orang.
"Guru yang masuk separuh-separuh. Ada yang kerja dari sekolah, ada yang dari rumah. Jadi seminggu sekitar dua sampai tiga kali masuk. Interaksinya ya di situ, tidak ada rapat atau apa. Tidak ada kegiatan bersama," tuturnya.
Yulianto pun menduga tingginya mobilitas dan aktivitas para guru saat libur Lebaran menjadi salah satu penyebab ada salah satu guru yang tertular Covid-19.
"Meski dilarang mudik tapi kan tetap, mereka bisa didatangi tamu, atau anaknya atau saudaranya dari luar kota datang, berkunjung. Ini yang sulit dikontrol. Kemudian bapak ibu guru ini ke sekolah, mungkin OTG," tandasnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Dukung Aktivitas Warga, BRI Peduli Hadirkan Jembatan Gantung Penghubung Antarkampung di Cianjur
-
Semen Gresik Perkuat Kemitraan dengan Distributor dan Toko Bangunan Area 4 Jawa Tengah
-
Kejari Batang Musnahkan 557 Barang Bukti, Kasus Narkoba dan Tawuran Pelajar Jadi Sorotan
-
Nelayan Roban Barat Terima 11 Mesin Kapal Baru, Bhimasena Power Dukung Efisiensi Biaya Melaut
-
KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Klaten, Tong Biru Diduga Jadi Tempat Simpan Uang