SuaraJawaTengah.id - Konflik antara Israel dan Palestina yang menimbulkan banyak korban jiwa memantik reaksi dari masyarakat. Tak terkecuali di Indonesia.
Pemerintah Indonesia bahkan diminta lebih kreatif untuk bisa memainkan peran dalam konflik dua negara bertetangga tersebut.
Usut punya usut, Indonesia diyakini bisa menekan Isral dengan menggunakan 'orang dalam'. Terobosan itu adalah dengan cara menjalin hubungan diplomatik.
Pengamat hubungan internasional, Dinna Prapto Rahadjo mengatakan jalan diplomatik dengan Israel dianggap sebagai jalan agar Indonesia lebih berperan. Jalan ini menjadi realistis sebab jalur diplomasi unilateral seringnya tidak begitu memuaskan.
Dinna memaparan, dengan posisi saat ini Indonesia tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel, maka peran yang bisa dimainkan adalah titip agenda.
"Indonesia bisa titip agenda soal Palestina-Israel kepada negara yang punya hubungan diplomatik dengan Israel," kata dia dilansir Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (3/6/2021).
Untuk jalur titip agenda ini, kata Dinna, Indonesia bisa mencolek Mesir atau Yordania. Kedua negara ini merupakan salah satu opsi sebab mereka menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.
Hanya saja, lanjut dia, Mesir dan Yordania ini mudah ditekan oleh kepentingan sekutu Israel. Belum lagi stabilitas dalam negeri kedua negara itu yang rentan pergolakan politik.
Dinna menjelaskan rezim di Mesir dan Yordania rawan digoyang lantaran legitimasi rakyat lemah pada kepemimpinan kedua negara.
Baca Juga: Panas! Eks Petinggi MUI Cap Penyerang Donasi Palestina Ustadz Adi Hidayat Pembenci Ulama
“Mesir Yordania itu representasi negara otoriter Timur Tengah yang makin outdate. Karena penggantinya belum jelas apakah legitimate di mata rakyatnya. Mesir kan junta militer, Pemimpin Yordania berseteru dengan adiknya. Hal rentan seperti ini untuk titip agenda jadi masalah sendiri,” jelas Dinna dalam diskusi rilis survei Saiful Mujani Research Centre (SMRC).
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang