SuaraJawaTengah.id - Rokok memang kerap membuat candu setiap orang. Bahkan orang yang sudah terlanjur menghisap asap tembakau, bakal sulit meninggalkan kebiasaan merokok.
Lalu apakah ada cara untuk bisa meninggalkan kebiasaaan buruk merokok?
Spesialis penyakit dalam dr. Pandang Tedi Adriyanto, M.Sc, Sp.PD, FINASIM dari Universitas Gadjah Mada memaparkan cara-cara yang bisa dilakukan untuk berhenti merokok.
"Berhenti merokok memang tidak mudah dan instan karena dibutuhkan komitmen dan tekad yang kuat," kata Pandang dilansir dari ANTARA.
Cara pertama adalah mengelola stres, sebab itu jadi salah satu alasan mengapa orang memilih untuk merokok. Dia menjelaskan, seseorang menjadi rileks setelah merokok. Oleh karena itu, carilah cara lain untuk meredakan ketagangan, seperti mendengarkan musik, pijat, atau yoga.
"Di awal masa percobaan untuk berhenti, sebisa mungkin hindari situasi yang mendatangkan stres," katanya.
Menghindari pemicu bisa membantu upaya berhenti merokok, seperti tidak berkumpul dengan sesama perokok sehingga tidak "tergoda" untuk kembali mengisapnya. Bila terbiasa merokok setelah makan, cari cara lain sebagai pengganti, misalnya mengunyah permen karet atau menggosok gigi.
Menurut Pandang, terhentinya asupan nikotin umumnya membuat seorang perokok merasa frustrasi sehingga sering membuat mereka gagal berhenti merokok. Terapi penggantian nikotin dapat membantu meringankan rasa frustrasi atau gejala putus obat tersebut.
Terapi penggantian nikotin sebagai salah satu cara berhenti merokok bekerja dengan melepaskan nikotin dalam kadar rendah secara terus-menerus ke pembuluh darah. Unsur nikotin yang digunakan tidak mengandung tar, karbon monoksida, dan bahan kimia berbahaya lain seperti yang terdapat di dalam rokok.
Baca Juga: Duh, Dokter Ungkap Ada Lebih dari 400 Zat Berbahaya dalam Sebatang Rokok
"Prosedur ini membantu mengurangi hasrat tubuh untuk kembali merokok saat tubuh mulai merasakan hilangnya asupan nikotin," katanya.
Media terapi penggantian nikotin beragam, seperti permen karet, plester yang ditempelkan pada kulit, atau tablet, atau bisa dengan cara disemprotkan ke mulut atau hidung.
Konseling juga bisa jadi upaya berhenti merokok agar seseorang bisa fokus pada strategi berhenti merokok. Terapi ini melibatkan konselor dalam sesi psikoterapi, bisa juga dalam sesi per kelompok.
"Untuk memaksimalkan keberhasilan, terapi ini dapat dipadukan dengan terapi penggantian nikotin dan atau obat-obatan. Terapi perilaku ini tidak hanya dapat dilakukan sebagai cara berhenti merokok, namun juga untuk membantu mengatasi masalah kesehatan mental dan perilaku seperti stres atau depresi."
Selain itu, hipnosis dan akupuntur bisa juga dicoba. Cara berhenti merokok melalui hipnosis dipercaya dapat mengubah perilaku. Saat dihipnosis, Anda merasa bisa lebih rileks, mampu berkonsentrasi, dan mau mendengarkan saran untuk berhenti merokok.
Oleh karena praktiknya yang berbeda-beda, cara berhenti merokok yang satu ini sulit diteliti efektivitasnya. Namun, sebagian orang mengaku telah merasakan manfaatnya. Jika ingin mencoba, mintalah kepada dokter untuk merekomendasikan seorang terapis hipnosis profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang
-
Kecelakaan KA Argo Bromo, Pengamat: Kesalahan Masinis Tak Bisa Dilihat Secara Tunggal
-
Pasar Otomotif Jateng Menguat, Astra Financial Perluas Akses Pembiayaan di GIIAS Semarang
-
Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965
-
Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah