SuaraJawaTengah.id - Semenjak diakusisi Youtuber ternama Atta Halilintar dan pengusaha Putra Siregar, klub liga 2 PSG Pati Jawa Tengah dikabarkan akan berubah nama menjadi AHHA PS Pati FC.
Bahkan belum lama ini AHHA PS Pati FC sudah melauching logo mereka di sosial media. Selain itu, klub tersebut juga telah melakukan pembelian pemain dengan mendaratkan salah satu bek yakni Nurhidayat.
Namun perubahan nama klub dari PSG Pati menjadi AHHA PS Pati Fc ternyata tidak semua pihak bisa menerimanya. Salah satu pihak yang mengecam dan kecewa atas perubahan nama itu datang dari suporter klub PSG Pati Bala Yodha.
Beberapa suporter Bala Yodha pun mengungkapkan kekecewaannya di akun media sosial PSG Pati. Mereka tak sungkan mengkritik manajemen atas pergantian nama klub tersebut.
Seperti Pantauan SuaraJawaTengah.id, pada postingan terbaru di instagram PSG Pati ternyata banyak suporter Bala Yodha yang membanjiri kolom komentar dengan menuliskan berisi ancaman. Banyak dari mereka yang akan meninggalkan klub yang berjuluk Laskar Kembang Joyo jika melakukan perubahan nama tersebut.
"Sepurane min, ne Tim e sido ganti Ahha PS Pati, aku gasido melu ndukung, mending OTW unfollow ae. Kecewa berat min terus terang," ucap akun @dan_chand2787.
"Padahal udah keren PSG Pati, eh nanti bakal berubah," cetus akun @mahlico.
"Durung pernah laga resmi masak ganti nama? Lelucon apalagi itu wkwkwkwk," timpal akun @balayodha_pusat.
Sementara itu, ada juga salah satu suporter Bala Yodha yang menyemprot manajemen. Pasalnya mereka mengelola PSG Pati bukan atas dasar kecintaan terhadap sepak bola, melainkan hanya bisnis semata.
"Kalau sampe tim ini berganti jd ahha fc, berarti tim ini di bentuk atas dasae bisnis, bkn krna kecintaan pemiliki terhadap sepak bola. Benar2 kecewa gw," ujar akun @netijen_ples62.
Baca Juga: Atta Halilintar Resmi Datangkan Nurhidayat ke AHHA PS Pati FC
Perlu diketahui juga seperti dilansir dari Suara.com, PSSI melalui Sekjen Yunus Nusi mengatakan pihaknya tidak mengakui klub milik Youtuber Atta Halilintar, AHHA PS Pati Fc. Yang terdaftar di PSSI sejuah ini adalah PSG Pati.
Munculnya, AHHA PS Pati Fc memang membuat kebingungan publik. Pasalnya banyak yang bertanya-tanya asal-usul klub tersebut. Lalu banyak menduga bahwa Atta Halilintar telah mengakusisi PSG Pati, kemudian ia mengubah nama klub tersebut menjadi AHHa PS Pati FC.
Akan tetapi sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari kedua belah pihak mengenai akusisi klub ini. Oleh sebab itu, rumor lainnya menyebut bahwa Atta membangun klub baru saingan PSG Pati.
Adapun manajemen PSG Pati juga masih bungkam kaitannya dengan akusisi Atta Halilintar. Akan tetapi besar kemungkinan AHHA PS PAti adalah PSG Pati. Lantaran Atta sempat menyebut bahwa timnya akan berkompetisi di liga 2 seperti PSG Pati.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
BBM Naik Tajam, Luthfi Siapkan Benteng Agar Harga Pangan Tak Ikut Meledak
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah