SuaraJawaTengah.id - Dalam rangka percepatan vaksinasi dan memperingati Hari Bhayangkara ke-75, Polresta Banyumas mengadakan kegiatan vaksin kepada masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas. Informasi tersebut beredar di media sosial yang disebarkan melalui unggahan milik akun Instagram @polresta_banyumas pada hari Selasa (22/6/2021).
Oleh karena unggahan itu, banyak warga yang datang ke Dokkes Polresta Banyumas dan Puskesmas seluruh Kabupaten Banyumas. Warga mengaku informasi yang tersebar melalui unggahan akun @polresta_banyumas membingungkan. Pasalnya tidak ada pengumuman jumlah vaksin yang disuntikkan untuk masyarakat umum.
Salah seorang warga yang mendatangi Puskesmas Purwokerto Timur 2, Aditya Yudi (40) mengatakan dirinya sudah ke dua lokasi untuk mencari kuota vaksin yang diadakan Polresta Banyumas. Namun di dua lokasi tersebut ketersediaan vaksin sudah habis.
"Tadi saya ke Klinik Bhayangkara tapi di sana katanya sudah habis, jadi saya ke Puskesmas sini. Disini juga katanya sudah habis. Malah didata sesuai domisili. Padahal di media sosial tidak ada keterangan seperti itu," katanya saat ditemui, Rabu (23/6/2021).
Lain halnya dengan, Nur Rohati (50), warga Kecamatan Purwokerto Barat ini mengaku sudah mendatangi tiga lokasi yang ditunjuk sebagai lokasi vaksinasi. Namun di tempat tersebut kuota yang disediakan sudah habis.
"Tadi saya dikasih tahu Bhayangkara, katanya tanggal 26 Juni besok ada vaksinasi di GOR Satria untuk wilayah manapun. Disana katanya kuotanya banyak. Sedikit kecewa sih," jelasnya.
Dalam unggahan tersebut tertulis waktu pelaksanaan vaksin dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Oleh sebab itu, Nur Rohati mengira kuota yang disediakan banyak.
"Bingungi banget informasinya. Pikiran saya kan waktunya jam 08.00 sampai jam 16.00 WIB, jadi kuotanya banyak. Apalagi di masing-masing wilayah ada. Eh ternyata setengah sembilan sudah habis," terangnya.
Menanggapi hal tersebut Kabag Ops Polresta Banyumas, Kompol Agus Subiyanto mengaku, untuk vaksinasi yang dilaksanakan di Klinik Bhayangkara hanya menyediakan kuota untuk 250 orang. Namun untuk keseluruhan polisi mendapat alokasi 442 vial yang didistribusikan ke tiap Puskesmas bekerjasama dengan Dinkes Banyumas.
Baca Juga: Bergaya Ala Superman saat di Jalan, Ending Pemotor Bikin Nyesek
"Satu vial itu bisa untuk 10 orang. Total hari ini ada 250 sasaran, karena keterbatasan lokasi dan mengikuti protokol kesehatan. Untuk pelaksanannya hingga 26 Juni, gongnya di GOR Satria. Dinkes (hari ini) juga melaksanakan di puskesmas," katanya kepada wartawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas, Sadiyanto mengungkapkan, untuk tiap Puskesmas hari ini hanya mengalokasikan vaksin untuk 30 sasaran yang berasal dari Polresta Banyumas.
"Mulai hari ini vaksin kami sebar ke puskesmas, puskesmas baru dapat jatah untuk 30 orang. Rata-rata malah kurang vaksinnya, karena yang datang lebih dari itu," tandasnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat