SuaraJawaTengah.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan 12 perjalanan dari wilayah Daops IV Semarang. Pembatalan itu selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, 3-20 Juli 2021.
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, sebanyak 12 KA itu terdiri dari 10 KA jarak jauh dan 2 KA Lokal. Untuk KA jarak jauh yang dibatalkan antara lain KA Argo Sindoro relasi Stasiun Gambir-Semarang Tawang PP, Argo Muria relasi Gambir-Semarang Tawang PP, Argo Chirebon relasi Gambir-Tegal PP, dan KA Brawijaya relasa Gambir-Malang.
Selanjutnya KA Gumarang relasi Pasarsenen-Surabaya Pasarturi, KA Kamandaka relasi Purwokerto-Semarang Tawang, dan KA Joglosemarkerto tujuan Purwokerto-Solo-Tegal-Semarang Tawang.
Kemudian KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan-Semarang Poncol, Tegal-Poncol, dan Brebes Poncol. KA Kertajaya relasi Pasarsenen-Surabaya Pasarturi, KA Mataramaja relasi Pasarsenen-Malang.
Sementara itu dua KA lokal yang dibatalkan keberangkatannya yakni KA kelas ekonomi relasi Cepu-Surabaya Pasarturi PP, dan KA Kedungsepur relasi Semarang Poncol-Ngrombo PP.
Manajer Humas PT KAI Daops IV Semarang, Krisbiyantoro, mengatakan pihaknya akan mengikuti regulasi yang tertuang dalam PPKM Darurat untuk pelayanan perjalanan KA.
Wujud mengikuti aturan PPKM Darurat itu salah satunya dengan menyediakan layanan vaksinasi Covid-19 di Stasiun Tawang.
“Pelaksanaan vaksinasi di stasiun ini bertujuan untuk membantu melengkapi persyaratan calon pelanggan kereta api jarak jauh di masa PPKM Darurat. Inovasi ini juga dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19,” terang Krisbiyantoro dalam keterangan resmi, Minggu (4/7/2021).
Selain Stasiun Tawang, Krisbiyantoro mengaku ada beberapa stasiun yang juga membuka pelayanan vaksinasi secara gratis. Stasiun itu antara lain Stasiun Gambir, Pasarsenen, Cirebon, Yogyakarta, Solo Balapan, dan Jember.
Baca Juga: Ribuan Personel Jaga PPKM Darurat, Ini 8 Titik Penyekatan di Kabupaten Bogor
“Syarat untuk bisa mengakses layanan ini [vaksinasi] harus berusia 18 tahun ke atas, menunjukkan kode booking tiket0 yang sudah dibayar atau tiket KA jarak jauh yang berlaku, memiliki KTP, dan datang H-1 sebelum keberangkatan. Khusus bagi ibu hamil bisa mendapat vaksin di stasiun setelah mendapat penjelasan dari petugas Kesehatan dan bersedia divaksin atas kemauannya sendiri,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah