SuaraJawaTengah.id - Operasi yustisi yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 di Kecamatan Plantungan, Kendal memunculkan cerita menarik.
Diketahui, dalam razia itu seorang remaja ketakutan dan hendak menangis saat terjaring operasi yustisi penegakan protokol kesehatan, Rabu (7/7/2021).
Bahkan remaja ini meminta maaf karena tidak memakai masker, namun petugas tetap memberikan hukuman fisik berupa push-up.
"Ampun pak, saya salah tidak pakai masker. Soalnya tadi lupa. Kapok saya pak, dan tidak akan mengulangi lagi. Terimakasih pak sudah memberi masker," ucap Dwiyanto (16) warga Tirto Plantungan ini kepada petugas dilansir AyoSemarang.com--jaringan Suara.com.
Dalam operasi yustisi Polsek dan Koramil/09 Plantungan dalam penerapan PPKM darurat yang digelar di jalan raya Plantungan - Sukorejo, Kendal puluhan warga terutama pengguna jalan tidak menggunakan masker.
"Hari ini kita melaksanakan giat operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di masa PPKM Darurat dalam upaya memutus penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayah Kendal," kata Kapolsek Plantungan AKP Slamet Rahardjo.
Dikatakan, masih banyak warga terlebih pengguna jalan yang tidak patuh akan protokol kesehatan. "Mereka kita imbau untuk selalu disiplin prokes. Sebagai sanksi mereka kita suruh untuk melakukan push-up di tempat," ujarnya.
Menurutnya, penegakan prokes di masa PPKM darurat ini juga untuk mengurangi mobilitas masyarakat sebagai upaya menekan penularan virus Covid-19.
"Imbauan untuk disiplin prokes terus kami lakukan bersama anggota dan TNI. Kami juga membagikan masker kepada warga," tutur Kapolsek.
Baca Juga: Keren! Pemohon SIM di Kendal Dapat Bonus Ikuti Vaksinasi Covid-19
Sementara itu, Danramil 09 Plantungan Kapten CBA Aziz Bukhori Muslim mengatakan dalam kegiatan operasi yustisi penegakan prokes di masa PPKM darurat ini menerjunkan sejumlah personel.
"Kita sifatnya membantu Polri dalam upaya penegakan prokes. Makanya pada kegiatan itu kita terjunkan sejumlah personil TNI Koramil 09 Plantungan ikut membantu operasi yustisi tersebut," kata dia.
Tak berhenti sampai disitu, usai menggelar operasi yustisi penegakan prokes di masa PPKM darurat di jalan raya.
Satgas Covid-19 Plantungan kembali bergerak masuk ke dalam pasar memberi imbauan kepada warga dan pedagang untuk disiplin prokes sebagai upaya menekan penyebaran corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Diduga Jajal Setelan Motor, Adu Banteng Dua Yamaha F1ZR Berakhir Tragis, Remaja 19 Tahun Putus Kaki
-
Catat! Sejumlah Kawasan di Semarang Alami Pemadaman Listrik Siang Ini
-
Semen Gresik Perkuat Budaya Anti Gratifikasi dan Penyuapan, Wujudkan Tata Kelola yang Berintegritas
-
Liburan ke Dieng Berapa Biayanya? Ini Daftar Lengkap Harga Tiket Wisata yang Perlu Disiapkan
-
Cuaca Semarang Hari Ini Diprakirakan Berawan, BMKG Minta Warga Tetap Pantau Perubahan Kondisi