SuaraJawaTengah.id - Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang pasien wanita yang terpapar Covid-19 merengek minta pulang. Diduga pasien ini tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari rumah sakit.
Wanita ini juga sampai mengutarakan keluh kesahnya kepada Presiden Joko Widodo lantaran dirinya sudah tidak betah dengan layanan yang diberikan oleh rumah sakit.
Hal itu diketahui dari unggahan video di akun instagram @pakde.brengos, Senin (12/07/2021). Dalam video wanita yang mengenakan daster berwarna ungu ini teriak-teriak minta pulang dan ingin isolasi secara mandiri di rumah.
Pasalnya wanita yang tidak diketahui identitasnya tersebut mengeluhkan layanan rumah sakit. Terutama tidak adanya asupan vitamin dan air hangat.
"Saya mau pulang dokter, ini saya rekam dan share di sosial media. Dokter tidak mengizinkan pulang untuk isolasi mandiri. Saya menyesal disini karena tidak bisa berjemur, tidak ada air hangat, vitaman juga tidak ada, dan buah cuman pepaya," ucap wanita tersebut.
Lebih lanjut, wanita ini rupanya tak menyangka bakal mendapat perlakuan seperti itu. Awalnya wanita tersebut beranggapan kalau dirinya dirawat di rumah sakit akan mendapatkan fasilitas yang lebih baik.
"Gimana mau sembuh dokter, saya mau pulang. Tega amat, tau gini saya nggak mau di ruangan. Saya pikir di ruangan itu lebih baik. Dapat semua fasilitas, taunya tidak ada," jelasnya.
Wanita yang nafasnya sesegukan ini terus mengeluh minta pulang. Ia secara terang-terangan mengaku tidak betah di berada rumah sakit tersebut.
"Makannya tidak enak, semua disini pasiennya tidak nafsu makan. Saya bagikan ke pak Jokowi loh, saya sudah beberapa hari disini ngga makan. Dokter bunuh saya secara perlahan-lahan. Saya mau pulang," ungkapnya.
Baca Juga: Isu Menteri Pengkhianat Jokowi, Arief Poyuono Ngaku Sudah Kantongi Nama
Sebelumnya tidak diketahui pasti dimana lokasi rumah sakit wanita tersebut. Yang jelas wanita ini merengek minta pulang untuk menjalani isolasi secara mandiri ketimbang dirawat di rumah sakit.
Sontak saja unggahan video itu jadi sorotan warganet. Tak sedikit dari warganet yang memberikan tanggapan beragam mengenai keluh kesah wanita tersebut.
"Astaghfirullah.. buah pepaya, vit ngga ada..berjemur nggak..trus ngapain. Yang bikin imun naik dari mana?," ujar akun @raya_salsa81.
"Tapi bener air hangat itu nomor satu untuk pasien Covid-19. Mamaku isoman minumnya air hangat setiap hari, ayahku dirawat di RSUD Tangerang ngga ada air hangat, makan bubur doang, bertahan sebulan udah meninggal," cetus akun @rhaniee90.
"Gak bersyukur Bu. Orang2 pada butuh ruangan dan oksigen ibu udah dapat malah minta pulang.. namanya juga rumah sakit bu makan apapun juga ngga enak, sabar ya bu," sahut akun @melamms.
"Ya Allah bu yang sabar banyak yang antri ingin ke rumah sakit. Alhamdulillah ibu kan sudah ada di RS," timpal akun @detie_ proklamadianti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan