SuaraJawaTengah.id - Indonesia terkenal memiliki kekayaan budaya dan bahasa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Setiap daerah bahkan tak sedikit yang memiliki kata atau istilah khas. Termasuk Kota Semarang, Jawa Tengah.
Dilansir Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, di Semarang sendiri terdapat beberapa bahasa yang asli Semarangan dan kadang membuat bingung perantau.
Berikut beberapa bahasa khas Semarangan yang sering digunakan, dilansir dari berbagai sumber:
1. Ndes
Ndes merupakan kata panggilan yang diambil dari Gondes. Ndes memiliki konotasi yang negatif dan biasanya hanya digunakan di kalangan teman dekat saja. Selain ndes, terdapat juga panggilan lain seperti nda, ndeng, dan ndul.
Contoh penggunaan: Ndes, wes mangan durung? (Sudah makan belum?)
2. Ik
Ik adalah kata imbuhan yang biasa digunakan warga Semarang di akhir kalimat untuk penegasan.
Baca Juga: Link Baca komik One Piece 1020 Bahasa Indonesia Terbaru 2021
Contoh penggunaan: Lha nopo ik? (Memangnya kenapa?)
3. Lur
Lur adalah sebuah kata panggilan lain yang bermakna positif. Lur diambil dari kata sedulur yang berarti saudara.
Contoh penggunaan: Piye kabare, lur? (Bagaimana kabarmu?)
4. Sebeh-Semeh
Sebeh-Semeh merupakan panggilan untuk orang tua. Sebeh berarti ayah, dan semeh artinya ibu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu per Kg, Pemprov Jateng Gelar Pasar Murah
-
Musim Hujan Mundur hingga Desember, 7 Kabupaten di Jateng Masih Awas Kekeringan
-
Ditinggal Orang Tua Belanja, Balita 2 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pati
-
Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan
-
BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob