SuaraJawaTengah.id - Vaksin Merdeka Candi akan digelar serentak sebagai hadiah perayaan hari kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus nanti di wilayah Jawa Tengah.
Sebanyak 1.348.000 vaksin akan diberikan pada masyarakat.
Selain Kapolda Jateng, secara resmi Vaksinasi Merdeka Candi ini akan dibuka langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (5/8/2021).
Pembukaan Vaksinasi Merdeka Candi oleh Pangliam TNI dan Kapolri ini akan diikuti secara virtual oleh 35 Polres Jajaran Polda Jateng.
Gerakan Vaksin Merdeka Candi ini akan dimulai tanggal 5-17 Agustus dengan target 4.000 vaksin perhari di setiap Polres jajaran Polda Jateng.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan, warga yang ingin mendapatkan vaksinasi Covid-19 dapat mendaftar melalui RT/RW atau Desa setempat.
"Masyarakat bisa daftar lewat RT/RW atau Desa setempat selanjutnta akan di kompulir oleh bhabinkamtibmas dan di laporkan ke Polsek dan Polres terdekat," kata Iqbal.
Agar tak menimbulkan kerumunan saat pelaksanaan vaksinasi, masyarakat yang sudah mendaftar vaksinasi dapat mengambil kupon berisi waktu pelaksanaan vaksinasi di Polsek.
"Bagi masyarakat yang rumahnya jauh dari tempat pelaksanaan vaksinasi bisa kumpul dulu di Polsek terdekat dan akan di siapkan kendaraan dari Polres," lanjutnya.
Baca Juga: Cengkareng Jadi Kecamatan Paling Banyak Target Vaksinasi Covid-19 di DKI
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, dalam hal ini juga beri apresiasi pada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Jenderal bintang dua tersebut berharap kegiatan ini dapat capai target vaksinasi dari Pemerintah demi terciptanya Herd Immunity.
"Vaksinasi Merdeka Candi ini adalah strategi untuk merayakan Hari Kemerdekaan kita 17 Agustus nanti, targetnya perhari 4.000 vaksin. Tentunya ini jadi semangat yang saya apresiasi," kata Kapolda Jateng.
Dikatakan Kapolda Jateng, bahwa vaksiansi ini akan menyasar warga Jawa Tengah khususnya yang belum divaksin.
"Polda Jateng sebagai inisiator dan Kami berharap ini akan jadi contoh di wilayah lain," ucap Kapolda.
Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan ini sehingga vaksinasi bisa menyentuh lapisan masyarakat sampai tingkat RT/RW.
"Saya minta masyarakat, ayo.. kita bersama-sama ikut vaksinasi ini agar segera tercapai Herd Immunity sebab bila kesehatan pulih maka ekonomi akan bangkit," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran