SuaraJawaTengah.id - Polemik penggantian warna Pesawat Kepresidenan yang awalnya biru menjadi merah putih menimbulkan polemik di masyarakat.
Terlebih, biaya yang dikeluarkan pemerintah mencapai Rp 2 miliar padahal saat ini Indonesia tengah berada di masa sulit pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
Meski banyak dikritik, ada banyak juga pihak yang membela perubahan warna pesawat ini. Salah satunya dari pegiat media sosial, Alifurrahman meminta Partai Demokrat untuk tak mengurusi penggantian warna Pesawat Kepresidenan.
Tak tanggung-tanggung, Alifurrahman bahkan menyindir agar Partai Demokrat mengecat bangunan mangkrak Hambalang menjadi biru.
Dirinya mengaku heran mengapa Partai Demokrat memprotes warna Pesawat Kepresidenan sekarang. Pasalnya, pesawat itu kini digunakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), bukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“SBY, Demokrat gak ada hubungannya karena ini pesawat bukan untuk mereka,” katanya.
Menurut Alifurrahman, Demokrat yang memprotes Pesawat Kepresidenan ibaratnya seperti pemilik rumah lama yang memprotes saat pemilik rumah baru mengganti warna cat rumahnya.
Pimpinan Seword itu pun menilai bahwa dulu di zaman SBY, ketika memilih warna Pesawat Kepresidenan berwarna biru, nampaknya itu untuk menunjukkan kekuasan Demokrat.
“Jadi, buat Demokrat dan SBY, AHY, EBY, atau seluruh keluarga Cikeas kalau protes dengan pengacatan warna merah ini, lalu dianggap seolah-olah ingin menghapus jejak Demokrat warna biru, ya anggap saja iya,” ujarnya lalu tertawa.
Baca Juga: Ngabalin soal Isu Warna Cat Pesawat Kepresidenan: Jangan Cuma Nyerocos ke Sana-ke Mari Aja
Alifurrahman lantas mengungkit soal proyek pembangunan wisma atlet Hambalang yang kini mangkrak karena tersandung kasus korupsi di zaman SBY.
“Dan kalian tersinggung dan merasa dizalimi, ya udah kalau mau ngecat juga, silahkan cat Hambalang. Hambalang itu cat warna biru, silahkan,” kata Alifurrahman.
“Kasih bendera Partai Demokrat, karena itu kan memang mahakarya kalian, gitu. Silahkan! Tapi jangan ngurusin Pesawat Kepresidenan karena itu bukan milik Demokrat,” tambahnya diselingi tertawa.
Sumber: Terkini.id
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Terkini
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan