SuaraJawaTengah.id - Usai meninggalkan Kantor Dinas Bupati dan Pendopo Dipayudha Adigraha yang sekaligus merupakan Rumah Dinas Bupati Banjarnegara, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan ke kediaman orang kepercayaan Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah.
Sekitar pukul 14.19 WIB tim KPK yang terdiri dari 4 mobil inova hitam mendatangi rumah kepercayaan Bupati Banjarnegara, Budi Sarwono, Selasa (10/9/2021).
Orang kepercayaan Bupati Banjarnegara,Budi Sarwono tersebut diketahui berinisial KA yang merupakan pengusaha kontruksi.
Tim penyidik memasuki kediaman KA dan tak lama kemudian keluar membawa kardus. Tim terlihat mengeluarkan isi kardus kedalam mobil sementara kardus yang digunakan sebagai wadah dikeluarkan dan dibuang.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Banjarnegara
Kemudian tim penyidik KPK dan KA menuju gudang material milik KA sekitar pukul 15.46 WIB. Jarak antara gudang dengan kediaman sekitar 500 meter.
Dalam gudang tersebut terlihat sejumlah kendaraan truk, tumpukan material besi dan alat pemecah batu. Kemudian tim KPK keluar sekitar pukul 16.00 WIB, sementara KA masih berada di dalam gudang.
"Hanya yang saya baca itu soal sertifikat tanah," Ungkap Waluyo, Ketua RT 3 RW 7 saat ditanyai perihal isi kardus yang dibawa oleh tim penyidik KPK.
Ia juga menyebutkan sertifikat yang dibawa berjumlah 10 berkas. "Ada 10 sertifikat 10 , itu semua atas nama KA," Katanya.
Diwaktu yang sama, sekitar pukul 15.15 situasi Pendopo Dipayudha Adigraha Banjarnegara kembali normal. Bahkan sesekali kendaraan Bupati Banjarnegara dengan plat nomor R 1 D keluar masuk ke Pendopo menuju Kantor Dinas Bupati.
Baca Juga: Mardani Sebut Perkom Perdin Pertaruhkan Etika KPK, Potensi Menabrak Nilai-nilai Integritas
Diberitakan sebelumnya, KPK saat ini sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara Tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.
Berita Terkait
-
Pakar Jelaskan Alasan KPK Tak Perlu Ikuti RUU KUHAP Soal Penyadapan
-
Kritik Keterlibatan Ketua KPK di Danantara, PUKAT UGM: kalau Terjadi Korupsi Mau Bagaimana?
-
KPK Undur Batas Waktu Penyampaian LHKPN Bagi Pejabat Hingga 11 April 2025
-
Wali Kota Depok Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, KPK: Mestinya Cegah Penyalahgunaan Fasilitas
-
KPK Buka Layanan Kunjungan dan Pengiriman Barang untuk Tahanan pada Hari Raya Idulfitri
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Nikmati Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan dari Berbagai Daerah Ramaikan Saloka Theme Park
-
Viral Tarian Bagi-bagi THR Diduga Tarian Yahudi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Kenapa Banyak yang Menikah di Bulan Syawal? Ini Jawabannya
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja