SuaraJawaTengah.id - Kapolda Sulawesi Tengah Inspektur Jenderal Abdul Rakhman Baso melakukan patroli udara memantau pergerakan dan mencari sisa-sisa kelompok teroris di Poso yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang Satuan Tugas Madago Raya.
Dari pantauan Antara yang ikut dalam patroli udara tersebut, pada Rabu (18/8) sore, lokasi yang dijelajahi operasi sangat luas dan merupakan areal pegunungan yang menghubungkan Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong.
Medan yang harus dilalui oleh Satgas Madago Raya jika menyisir melalui jalur darat juga tampak sangat sulit dijangkau. Di hutan lindung tersebut terdapat jurang dan sejumlah sungai.
Abdul Rakhman menyatakan kondisi inilah yang masih menjadi salah satu kendala satgas dalam menumpas DPO tersebut.
Menurut Abdul Rakhman, meski begitu, kondisi yang ada tersebut tidak menghalangi satgas yang merupakan gabungan TNI dan Polri untuk menumpas kelompok teroris yang masih ada di daerah tersebut dengan akan terus melalukan penyisiran, baik dari udara maupun darat.
"Kekuatan mereka tinggal enam orang. Mudah-mudahan mohon doanya, momentum Indonesia Merdeka, dapat segera didapat (ditangkap). Saya mengimbau agar mereka segera menyerahkan diri, kalau tidak kami akan melakukan penindakan hukum terukur," kata dia.
Menurutnya, selain kondisi medan, masih banyaknya simpatisan juga menjadi kendala menumpas kelompok teroris tersebut.
"Negara tidak boleh kalah dari terorisme," katanya.
Sementara data Satgas Madago Raya mengungkapkan kekuatan DPO teroris Poso kini tersisa.enam orang yang diduga masih dipimpin oleh Ali Ahmad Alias Ali Kalora.
Baca Juga: Tiga Jenderal Terjun dalam Operasi Perburuan Teroris di Poso
Lima anggotanya terdiri dari Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Muklas, Jaka Ramadan, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suharhin alias Hasan Pranata.
Keenam foto DPO teroris Poso ini juga telah terpasang di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Poso, Sigi, dan Parigi Moutong di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. [Antara]
Berita Terkait
-
Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot
-
Berawal dari Cuitan Arie Kriting, Ini Sosok Gubernur Sulteng yang Panen Pujian Warganet
-
Harta Kekayaan Anwar Hafid Gubernur Sulteng yang Dipuji Kinerjanya Nyata
-
9 Program BERANI Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Jadi Sorotan Berkat Utas Arie Kriting
-
Sosok Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah, yang Panen Pujian Berkat Utas Arie Kriting
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
Terkini
-
Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV
-
Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas
-
Gara-gara Gadget, Budaya Baca Terancam? Ini Peringatan Tegas Wakil Ketua DPRD Jateng
-
Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng
-
Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi