SuaraJawaTengah.id - Belakangan ini istilah childfree atau pilihan tidak memiliki anak untuk orang yang sudah menikah tengah ramai jadi sorotan. Apalagi istilah tersebut masih terdengar asing ditelinga masyarakat Indonesia.
Sehingga tak heran jika istilah childfree yang digaungkan youtuber Gita Savitri menuai perdebatan. Tak sedikit juga dari publik yang justru mengecam istilah childfree karena dianggap sesuatu hal yang tabu.
Padahal di Negara-negara Barat istilah childfree sudah tak asing. Salah satu alasan seorang pasangan suami istri memilih childfree karena tidak memiliki dorongan kuat untuk menjadi orang tua.
Hal ini disebabkan lantaran banyak suami istri yang mengalami kesusahan mengatur ekonomi keluarganya hingga kesulitan mengasuh anak menjadi faktor besar seseorang memutuskan childfree.
Lalu yang menjadi pertanyaan besar bagaimana pandangan Islam jika ada suami istri yang memilih childfree? Eits jangan khawatir ya, karena dalam ajaran Islam istilah childfree sah-sah saja jika inginkan dilakukan oleh suami istri loh.
Mengingat sebagaimana dilansir dari akun instagram mubadalah.id tujuan pernikahan dalam Islam bukan soal memiliki anak semata. Adanya pernikahan diharapkan suami istri dapat menggapai sakinah yang didampingi oleh mawaddah dan rahmah. Yakni mendapatkan keyakinan jiwa yang melahirkan kemaslahatan bagi pihak yang mencintai dan dicintai.
Merujuk dari konsep tersebut, keluarga hanya sakinah ketika cinta dalam pernikahan memberi manfaat bagi diri sendiri dan pihak lain dalam keluarga. Cara mencapai sakinah pasti beragam, salah satu contohnya memiliki anak. Disatu sisi memiliki anak juga memungkinkan salah satu pasangan ada yang dirugikan.
Hal itu kemudian diperkuat oleh salah satu kisah di zaman Umar bin Khattab. Dimana ada seorang ayah yang durhaka karena tidak bisa mengasuh anaknya dengan baik. Diceritakan pada saat itu Umar bin Khattab dihadapkan dengan pada seorang ayah yang menyeret putranya. Bahkan ia juga sampai menyebut putranya tersebut sebagai anak yang durhaka.
Usut punya usut, ketika Umar bin Khattab bertanya kepada anak tersebut. Ternyata sih ayahlah yang seringkali memukuli ibunya dan tidak memberikan hak-hak pada anaknya. Sehingga bisa disimpulkan dari kisah itu kehadiran seorang anak bisa jadi bencana. Jika kehadiran seorang anak tersebut tidak diinginkan oleh salah satu pihak.
Baca Juga: Alasan Gita Savitri dan Suami Putuskan Childfree, Enggan Punya Anak
Padahal tujuan utama dari sebuah pernikahan itu yakni saling bekerjasama tanpa ada satu pihak yang dirugikan. Lantas ketika keluargamu ingin memutuskan untuk mengikuti trend childfree. Sebaiknya kamu memperhatikan 5 pilar pernikahan ini sebagai berikut:
Pertama, mitsaqan ghailidlan yang berarti keyakinan bahwa pernikahan adalah janji yang kokoh, sehingga tidak mempermainkan sesuka hati.
Kedua, zaawaj yakni mengembangkan sikap saling melengkapi dan kerja sama untuk kebaikan yang luas.
Ketiga, mu'asyarah bil ma'ruf yaitu suami istri saling memperlakukan pasangannya secara bermartabat.
Keempat, musyawarah atau berembuk dalam memutuskan segala perkara yang berhubungan dengan rumah tangga.
Terakhir, taradin yang memiliki arti suami dan istri saling menjaga kerelaan pasangannya dalam setiap tindakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Abaikan Kritik Elite, PCNU se-Banyumas Raya Kompak Dukung Gus Yahya Lanjut Dua Periode
-
Prakiraan Cuaca di Semarang Senin Ini: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan hingga Sedang
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas