SuaraJawaTengah.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukan tajinya sebagai perusahaan dengan manajemen terbaik khususnya di bidang HR atau SDM. BRI memperoleh penghargaan internasional bergengsi yakni sebagai salah satu tempat bekerja terbaik di Asia atau Best Companies to Work For in Asia. Penghargaan diberikan oleh HR Asia Media, media di bidang HR profesional terpercaya di Asia.
Terkait prestasi gemilang tersebut, Direktur Human Capital BRI, Agus Winardono mengatakan, pencapaian istimewa BRI selama hampir 126 tahun berdiri di Indonesia tak lepas dari peran serta dan kontribusi Insan BRILiaN. Hal ini sekaligus membuktikan perseroan on-track mewujudkan salah satu parameter aspirasi BRI sebagai “Home to the Best Talent”.
BRI senantiasa mengupayakan kenyamanan lingkungan kerja bagi Insan BRILiaN agar mencapai produktifitas yang maksimal melalui berbagai program peningkatan kompetensi dan kapabilitas yang tersistem. Perseroan juga memberikan kesempatan pengembangan karir serta mendorong terciptanya keseimbangan dan integrasi kehidupan kerja, work-life balance.
“Di saat pandemi kami menerapkan konsep “People First” dengan memberikan perhatian yang luar biasa kepada BRILian dan keluarga di masa pandemi Covid-19. BRI berupaya mempermudah karyawan dalam melayani masyarakat dan tetap produktif sambil mengedepankan keselamatan dan kesehatan Insan BRILiaN,” tambah Agus.
Kata Agus, 84% dari lebih 125 ribu karyawan BRI saat ini adalah milenial & Gen Z, yang merespons positif solusi digital yang dinamis serta mudah diakses. Setiap karyawan difasilitasi dengan platform komunikasi digital agar bisa berkoordinasi virtual secara efektif untuk menciptakan lingkungan kerja digital yang makin agile. Program pengembangan talenta, pelatihan, pendidikan termasuk penilaian kinerja dan jalur karir semuanya berbasis digital.
BRI berhasil mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar di Indonesia dengan fundamental yang kuat di tengah tantangan pandemi Covid-19. Perseroan terus bertransformasi dan berinovasi untuk mencapai visi perseroan menjadi The Most Valuable Banking Group in South East Asia and Champion of Financial Inclusion.
Demi merealisasikan visi tersebut, Agus menyebut pihaknya fokus pada transformasi dua bidang utama yaitu digital dan culture. Hal ini membutuhkan manajemen dan praktik human capital kelas dunia untuk mendorong masa depan BRI.
“Penghargaan ini adalah salah satu pencapaian yang baik dalam bidang sumber daya manusia dan tentunya organisasi. Kami memiliki konsep strategis pembangunan sumber daya manusia yang berfokus pada 3 pilar utama yaitu manusia, budaya dan organisasi,” katanya.
Dalam hal organisasi, BRI mendefinisikan sumber daya manusia sebagai insan BRILiaN yakni individu yang mampu memberikan nilai lebih bagi negeri. Sumber daya manusia tersebut harus ditunjang dengan tempat kerja yang memberikan kesempatan untuk belajar, berprestasi, tumbuh dan berkembang sehingga berkontribusi, serta memberi makna Indonesia.
Baca Juga: Pemain Barito Putera Berpotensi Repotkan Persib, Robert Alberts: Nikmati dan Menangkan
BRI saat ini memiliki tingkat turn over pekerja yang cukup rendah, yakni di angka 1,73%, angka ini lebih rendah dari rata-rata industri perbankan di kisaran angka 15%. Hal tersebut tak terlepas dari upaya BRI yang terus mendorong pekerjanya menjadi pembelajar yang berkelanjutan secara konsisten menghadapi tantangan, mampu membuat perubahan agar kehidupan menjadi lebih baik sehingga BRI dapat menjadi rumah bagi talenta terbaik.
Penghargaan Best Companies to Work For in Asia yang diperoleh BRI diberikan atas penilaian karyawan berdasarkan metode survei Total Engagement Assessment Model atau TEAM melalui beberapa aspek yaitu Core (Collective Organization for Real Engagement), Self (Health, Mind, and Soul), serta Group (Think, Feel and Do). BRI memperoleh nilai di atas rata-rata untuk setiap parameter yang ditetapkan. Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards diadakan setiap tahun di Kamboja, China, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, UEA, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
Terkini
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati