SuaraJawaTengah.id - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tinggal menghitung hari. Atlet panjat tebing Jawa Tengah Aries Susanti Rahayu siap menyumbang medali emas dalam ajang olahraga tersebut.
Diketahui PON XX Papua akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021. Atlet panjat tebing dari Jawa Tengah itu tak akan melewatkan kesempatannya untuk mendapatkan medali emas.
Aries di sela latihan di kompleks GOR Jatidiri Semarang, mengaku tetap optimistis tampil maksimal meski kekuatan atlet dari berbagai provinsi yang akan turun dalam pesta olahraga ini relatif merata.
"Semua atlet pelatnas turun untuk memperkuat daerahnya masing-masing," kata Aries dikutip dari ANTARA Rabu (15/9/2021).
Atlet kelahiran 21 Maret 1995 itu siap menyabet medali emas dari nomor speed, meski kekuatan atlet yang akan turun di nomor ini merata.
Adapun persiapan yang dilakukan menjelang PON Papua, kata dia, telah disiapkan program latihan yang sama.
Selama dua tahun terakhir ini, Aries tidak mengikuti kompetisi akibat minimnya perlombaan di masa pandemi ini.
Ia menyebut kompetisi terakhir yang diikutinya digelar pada 2019.
Meski demikian, lanjut dia, dengan program latihan serta penyiapan mental bertanding, target medali emas optimistis bisa tercapai.
Baca Juga: Sabet Perunggu di Olimpiade Tokyo, Ini Harapan Windy Cantika di PON XX Papua
Secara terpisah, Manajer Tim Panjat Tebing Jawa Tengah Purwandi Ipink menargetkan 3 hingga 4 medali emas bisa diraih provinsi ini dalam PON Papua nanti.
Ia menambahkan minimnya kompetisi yang digelar berpengaruh terhadap jam terbang atlet.
Oleh karena itu, kata dia, perlu diubah pola latihan, seperti membuat suasana seperti saat digelar kompetisi selama latihan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran